Eduardo Camavinga Rugikan Real Madrid: Bukan Kali Ini Saja, Tahun Lalu Juga Pernah Sembrono
Ari Prayoga | 16 April 2026 11:26
Bola.net - Eduardo Camavinga kembali menjadi pusat perhatian usai menerima kartu merah dalam laga Real Madrid di kandang Bayern Munchen, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Insiden ini memicu perdebatan, terutama karena dianggap sebagai pengulangan kesalahan yang pernah ia lakukan sebelumnya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di markas Bayern, Camavinga diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Keputusan wasit Slavko Vincic dinilai cukup tegas, bahkan oleh sebagian pihak dianggap terlalu keras. Namun, situasi tersebut tak sepenuhnya membebaskan Camavinga dari tanggung jawab.
Pemain asal Prancis itu sejatinya sudah mengantongi satu kartu kuning sebelum insiden terjadi. Dalam kondisi tersebut, ia justru melakukan tindakan berisiko dengan mengganggu jalannya permainan, aksi yang berujung pada kartu kuning kedua. Keputusan tersebut menjadi bumerang, mengingat ia seharusnya lebih berhati-hati.
Bukan Kali Pertama
Menariknya, kejadian ini bukan yang pertama bagi Camavinga. Pada musim sebelumnya, tepatnya saat menghadapi Arsenal di babak perempat final Liga Champions, ia juga mengalami nasib serupa.
Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 3-0 bagi Arsenal di Emirates Stadium, Camavinga mendapat kartu kuning kedua setelah menendang bola menjauh usai pelanggaran terjadi.
Kala itu, wasit Irfan Peljto tanpa ragu memberikan kartu merah. Akibatnya, Camavinga harus absen pada leg kedua di Santiago Bernabeu, laga krusial yang berujung pada kegagalan Madrid membalikkan keadaan dan akhirnya tersingkir dari kompetisi.
Pola Camavinga yang Sama
Dibandingkan insiden terbaru di Munchen, pelanggaran yang dilakukan Camavinga musim lalu bahkan dinilai lebih jelas. Namun, pola yang sama, kehilangan fokus dalam situasi penting, kembali terulang.
Peristiwa ini menjadi catatan serius bagi Camavinga dan tim pelatih Madrid. Dalam pertandingan berintensitas tinggi seperti Liga Champions, detail kecil bisa berdampak besar.
Kesalahan yang berulang bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga bisa menentukan nasib tim secara keseluruhan.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Detik-detik 'Kematian' Real Madrid di Kandang Bayern Munchen: Semua Karena Kartu Merah Eduardo Camavinga
- 5 Pelajaran dari Kesuksesan Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions: Keberhasilan dengan Banyak Catatan
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Real Madrid di Markas Bayern Munchen: Kartu Merah Camavinga Mengubah Segalanya
- Rapor Pemain Arsenal vs Sporting CP: Zubimendi Tampil Elegan, Gyokeres Tumpul di Laga Penentuan
- Rapor Pemain Real Madrid Saat Bertekut Lutut di Kandang Bayern Munchen: Camavinga Merusak Segalanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 16 April 2026, 12:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Madura United 17 April 2026
Bola Indonesia 16 April 2026, 12:29
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs PSIM 17 April 2026
Bola Indonesia 16 April 2026, 12:23
-
Bangganya Mikel Arteta dengan Pertahanan Arsenal
Liga Champions 16 April 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39










