Effenberg Kritik Habis Taktik Possession Guardiola
Editor Bolanet | 5 Mei 2015 10:17
- Mantan kapten Bayern Munich, Stefan Effenberg, secara terbuka memberikan kritik pada Josep Guardiola, atas taktik possession football yang ia usung di Die Roten selama ini.
Menurut legenda Jerman tersebut permainan semacam itu merupakan salah satu faktor utama mengapa Bayern gagal masuk ke final Liga Champions musim lalu, usai kalah di tangan Real Madrid di babak semifinal.
Bayern selalu menguasai 60 hingga 70 persen bola dan mereka ingin terus menyerang secara konstan. Hal tersebut tidak berjalan dengan baik ketika mereka bermain di semifinal melawan Real Madrid, di kandang maupun tandang, tutur Effenberg menurut laporan Kicker.
Anda harus terus menunjukkan kepercayaan pada pemain anda - yang sudah menghabiskan berminggu-minggu persiapan untuk mengasah taktik. Namun Guardiola selalu terlihat memberi instruksi di pinggir lapangan dan meninggalkan area teknis dan kerap mendapat peringatan dari wasit. Itu bukan iklim yang bagus untuk tim, pungkasnya. [initial]
(kick/rer)
Menurut legenda Jerman tersebut permainan semacam itu merupakan salah satu faktor utama mengapa Bayern gagal masuk ke final Liga Champions musim lalu, usai kalah di tangan Real Madrid di babak semifinal.
Bayern selalu menguasai 60 hingga 70 persen bola dan mereka ingin terus menyerang secara konstan. Hal tersebut tidak berjalan dengan baik ketika mereka bermain di semifinal melawan Real Madrid, di kandang maupun tandang, tutur Effenberg menurut laporan Kicker.
Anda harus terus menunjukkan kepercayaan pada pemain anda - yang sudah menghabiskan berminggu-minggu persiapan untuk mengasah taktik. Namun Guardiola selalu terlihat memberi instruksi di pinggir lapangan dan meninggalkan area teknis dan kerap mendapat peringatan dari wasit. Itu bukan iklim yang bagus untuk tim, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST UPDATE
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




