Eks Wasit FIFA Kecam Keputusan Slavko Vincic: Kartu Merah Eduardo Camavinga Tidak Layak!
Ari Prayoga | 16 April 2026 11:49
Bola.net - Keputusan kontroversial kembali mewarnai laga panas perempat final Liga Champions antara Bayern Munchen vs Real Madrid. Sorotan tajam kali ini tertuju pada kartu merah yang diterima Eduardo Camavinga, yang dinilai tidak tepat oleh mantan wasit FIFA, Alfonso Perez Burrull.
Dalam pertandingan yang digelar di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) WIB, wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, mengusir Camavinga setelah gelandang muda asal Prancis itu menerima kartu kuning kedua.
Insiden terjadi usai Camavinga melakukan pelanggaran terhadap Harry Kane, lalu menahan bola selama beberapa detik.
Penilaian Burrull

Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan. Burrull menilai tindakan Vincic terlalu berlebihan dan tidak mencerminkan proporsionalitas dalam memimpin pertandingan dengan tensi tinggi.
“Memberikan kartu merah untuk situasi seperti itu sangat tidak seimbang. Dia hanya menahan bola selama tiga detik,” ujar Burrull dalam program Marcador, seperti dikutip dari Marca.
Menurutnya, seorang wasit seharusnya mampu membaca konteks pertandingan dan dampak dari setiap keputusan yang diambil. Ia bahkan menyebut keputusan tersebut mendekati bentuk penyalahgunaan wewenang.
“Wasit perlu mempertimbangkan apa yang sedang dipertaruhkan dan bagaimana keputusan itu memengaruhi jalannya laga. Ini hampir seperti penyalahgunaan otoritas,” lanjutnya.
Titik Balik Laga

Kartu merah tersebut terbukti menjadi titik balik pertandingan. Saat Camavinga diusir, Madrid sebenarnya tengah unggul 3-2. Namun, bermain dengan 10 orang membuat keseimbangan tim goyah. Bayern mampu memanfaatkan situasi tersebut dan berbalik unggul 4-3 hingga akhir laga.
Hasil ini memastikan langkah Madrid terhenti di babak perempat final. Tim asuhan Alvaro Arbeloa harus angkat koper dengan agregat 4-6, setelah sebelumnya juga kalah 1-2 pada leg pertama.
Kontroversi kepemimpinan wasit tak hanya terjadi dalam laga ini. Sehari sebelumnya, Barcelona juga mengeluhkan keputusan wasit dalam pertandingan mereka. Salah satu pemainnya, Raphinha, bahkan menyebut timnya seperti “dirampok” akibat sejumlah keputusan yang dianggap merugikan.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Detik-detik 'Kematian' Real Madrid di Kandang Bayern Munchen: Semua Karena Kartu Merah Eduardo Camavinga
- 5 Pelajaran dari Kesuksesan Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions: Keberhasilan dengan Banyak Catatan
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Real Madrid di Markas Bayern Munchen: Kartu Merah Camavinga Mengubah Segalanya
- Rapor Pemain Arsenal vs Sporting CP: Zubimendi Tampil Elegan, Gyokeres Tumpul di Laga Penentuan
- Rapor Pemain Real Madrid Saat Bertekut Lutut di Kandang Bayern Munchen: Camavinga Merusak Segalanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 16 April 2026, 12:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Madura United 17 April 2026
Bola Indonesia 16 April 2026, 12:29
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs PSIM 17 April 2026
Bola Indonesia 16 April 2026, 12:23
-
Bangganya Mikel Arteta dengan Pertahanan Arsenal
Liga Champions 16 April 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39










