Era Keemasan Berakhir, Barcelona Mulai Digerogoti Usia
Aga Deta | 15 Agustus 2020 16:15
Bola.net - Era keemasan Barcelona sepertinya sudah berakhir. Setelah gagal total di pentas domestik, tim berjulukan Blaugrana itu juga tidak bisa berbuat banyak di pentas Eropa.
Barcelona harus merelakan gelar La Liga 2019/2020 setelah meraihnya dua kali berturut-turut. Trofi juara Blaugrana dirampas Real Madrid.
Perjalanan di La Liga berakhir, Barcelona bisa fokus untuk mengakhiri puasa gelar Liga Champions dalam lima tahun terakhir. Menghadapi Bayern Munchen pada babak perempat final, Blaugrana dinaungi rasa kepercayaan diri yang tinggi.
Namun, Barcelona seolah lupa dengan kekuatan Munchen. Armada Hansi Flick adalah pemegang rekor Bundesliga dengan torehan delapan gelar secara beruntun.
Jika Barcelona masih ingat, Munchen adalah tim yang menghabisi Blaugrana 7-0 secara agregat pada babak semifinal Liga Champions 2012/2013.
Mengenaskan
Mimpi buruk bagi Barcelona telah dimulai sejak menit keempat. Thomas Muller membuka keran gol bagi Munchen sebelum David Alaba mencetak gol bunuh diri tiga menit berselang.
Dalam kurun waktu sepuluh menit, Munchen berhasil menggelontorkan tiga gol ke gawang Barcelona masing-masing via Ivan Perisic pada menit ke-21, Serge Gnabry (27'), dan Muller (31').
Skor mencolok 4-1 bagi Munchen mengakhiri babak pertama.
Asa Barcelona untuk mengejar ketertinggalan sempat tumbuh tatkala Luis Suarez mencetak gol pada menit ke-57. Namun, enam menit kemudian, Joshua Kimmich mengantar Munchen menjauh menjadi 5-2.
Delapan menit terakhir waktu normal menjadi petaka bagi Barcelona. Blaugrana kebobolan tiga gol, dengan dua di antaranya diciptakan oleh Philippe Coutinho, pemain yang dipinjamkan ke Munchen.
Nafas para pemain Barcelona telah habis ketika Robert Lewandowski merayakan gol yang dibuatnya pada menit ke-82, disusul oleh brace Coutinho (85') dan (89').
Kekalahan 2-8 dari Munchen menjadi kekalahan terbesar ketiga sepanjang sejarah Barcelona.
Mulai Menua
Skuad yang mulai menua disinyalir menjadi biang keladi keterpurukan Barcelona di musim ini. Maklum, Blaugrana terbiasa dengan raihan gelar di setiap musimnya.
Tercatat, ada delapan pemain yang berusia di atas 30 tahun. Termasuk Lionel Messi, yang telah berumur 33 tahun.
Enam dari delapan pemain itu dipasang sebagai starter oleh pelatih Quique Setien untuk meladeni perlawanan Munchen. Dengan empat di antaranya berusia 33 tahun.
Kondisi ini jelas memperlihatkan skuad Barcelona telah berumur. Jika tidak ingin terjebak dalam era kegelapan, Blaugrana harus secepat mungkin meremajakan para pemainnya.
Era keemasan Barcelona yang telah dibangun sejak Lionel Messi bermain pada 2004, segera berakhir.
8 Pemain Barcelona di Atas 30 Tahun
- Gerard Pique (33 Tahun)
- Arturo Vidal (33 Tahun)
- Lionel Messi (33 Tahun)
- Luis Suarez (33 Tahun)
- Sergio Busquets (32 Tahun)
- Ivan Rakitic (32 Tahun)
- Neto (31 Tahun)
- Jordi Alba (31 Tahun)
Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini.
Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Hendry Wibowo
Published: 15 Agustus 2020
Baca Juga:
- Timnas Indonesia Lebih Beruntung dari Barcelona: Cuma Dibantai 1-5 oleh Bayern Munchen
- Bayern: Kalahkan Barcelona Rasanya Istimewa
- Goretzka Senang Bisa Permalukan Messi
- De Jong Awalnya Sempat Yakin Bisa Kalahkan Bayern
- Coutinho Bantu Bayern Bantai Barcelona, Netizen: Anak Durhaka!
- Kalah Telak dari Bayern, Barcelona Terbukti Punya Banyak Masalah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Real Sociedad vs Barcelona: Berakhirnya Rentetan Kemenangan Blaugrana
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 06:08
-
Peringatan Keras Virgil van Dijk soal Kebiasaan Liverpool Bermain Ceroboh
Liga Inggris 19 Januari 2026, 06:00
-
Raphinha Absen Lawan Real Sociedad, Barcelona Siapkan Pengganti
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 22:25
-
Prediksi Susunan Pemain Barcelona Kontra Real Sociedad, Fokus Jaga Puncak Klasemen
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 20:25
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 19 Januari 2026, 11:19
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 19 Januari 2026, 11:19
-
Aksi Magis Lamine Yamal di Anoeta Tak Selamatkan Barcelona dari Kekalahan
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 10:52
-
Paul Scholes vs Lisandro Martinez Memanas, Sindiran Berlanjut Usai Derby Manchester
Liga Inggris 19 Januari 2026, 10:18
-
Jorge Martin Berpotensi Tetap Bela Aprilia di MotoGP 2027, Motor Terbaik Setelah Ducati
Otomotif 19 Januari 2026, 10:10
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 19 Januari 2026, 09:53
-
Kekalahan Perdana Barcelona dalam 12 Laga, Begini Komentar Hansi Flick
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30








