European Super League: Diluncurkan Ulang, Juve-Barca-Madrid, Masih Simpang Siur?
Richard Andreas | 3 Maret 2022 20:45
Bola.net - Gagasan European Super League kabarnya akan diluncurkan ulang. Liga tandingan itu dikemas dalam format baru dengan ambisi yang sama seperti sebelumnya.
Tahun lalu, tepatnya 19 April 2021, klub-klub top Eropa mengumumkan liga tandingan di level Eropa. Saat itu ada 12 klub pendiri yang menggagas European Super League (ESL).
Mereka yang terlibat dalam proyek ambisius tersebut menyuarakan protes keras terhadap UEFA. Selama ini mereka merasa dipermainkan oleh UEFA yang memonopoli kompetisi seperti Liga Champions dan Liga Europa.
Proyek tersebut mendapatkan reaksi negatif, diprotes fans, dan akhirnya batal. Namun, kini kabarnya klub-klub inisiator akan kembali meluncurkan ESL dengan format baru.
Alasan peluncuran European Super League
Awalnya, ESL dibentuk oleh 12 klub pendiri, 6 dari Premier League, 3 dari Serie A, dan 3 dari La Liga. Mereka ingin membentuk kompetisi tandingan Liga Champions yang lebih sehat bagi klub dan pemain.
Fans di seluruh dunia protes besar-besaran, menuding ESL telah merusak sportivitas karena mengutamakan uang. Kritik itu benar, tapi seharusnya bukan hanya menyerang ESL.
Faktanya, ESL adalah bentuk protes klub yang merasa dipermainkan UEFA dan FIFA. Budaya korupsi sudah mengakar kuat di UEFA dan FIFA. Klub-klub sangat dirugikan, mereka yang dijual, tapi uang masuk ke kantong para oknum.
Karena itulah ESL dibentuk sebagai bentuk protes. Pengelolaan ESL akan lebih transparan karena melibatkan langsung ke-12 klub pendiri.
Terlebih, ada investasi besar-besaran di ESL. Perputaran uang akan lebih sehat bagi klub dan pemain.
10 klub peserta
Awalnya ESL diikuti oleh 12 klub. Namun, untuk proyek baru ini, kabarnya ada dua klub yang mengundurkan diri, tersisa 10 klub sebagai berikut:
- Real Madrid
- Barcelona
- Atletico Madrid
- Manchester United
- Manchester City
- Chelsea
- Liverpool
- Inter
- AC Milan
- Juventus
Dua klub yang mengundurkan diri adalah Arsenal dan Tottenham. Hingga kini, belum ada keterangan jelas mengenai pengunduran diri dan keikutsertaan klub-klub tersebut.
Kata Ceferin

Kabar peluncuran ulang ESL tentu sampai di telinga Presiden UEFA, Aleksander Ceferin. Dia mengutuk keras Real Madrid, Barcelona, dan Juventus yang ngotot meluncurkan ulang ESL di tengah invasi Rusia terhadap Ukraina.
Kabarnya, Madrid-Barca-Juve adalah tiga klub yang terus menjaga gagasan ESL. Ketiganya yakin bisa mewujudkan kompetisi tersebut.
"Saya muak dan lelah bicara soal proyek non-sepak bola ini. Dengar, pertama-tama mereka meluncurkan gagasan tidak masuk akal di tengah pandemi, sekarang kita membaca artikel bahwa mereka berencana meluncurkan ulang gagasan itu di tengah perang," ujar Ceferin.
"Apakah saya perlu bicara lebih banyak soal orang-orang itu? Jelas mereka hidup di dunia pararel."
Masih simpang siur
Hingga artikel ini mengudara, belum ada pengumuman resmi mengenai European Super League. Namun, kabar peluncuran kompetisi ini semakin kuat beredar di media sosial.
Informasi masih simpang siur. Ada yang menyebut 10 klub peserta siap berkomitmen, ada pula yang menyebut bahwa klub-klub Inggris tidak mau ikut karena takut ancaman sanksi.
Di sisi lain, usai kegagalan ESL tahun lalu, Andrea Agnelli dan para petinggi lain membongkar fakta menarik. Bahwa 12 klub yang meneken perjanjian awal ESL terlibat kontrak mengikat, mereka tidak bisa mundur begitu saja.
Format baru ESL ini juga bisa jadi pembeda. Andai jadi, Bolaneters mendukung atau menolak ESL nih? Yuk tulis di kolom komentar!
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



