Evra Siap Bantu Juve Dengan Pengalamannya
Editor Bolanet | 23 April 2015 06:38
- Patrice Evra menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada . Evra merasa beruntung karena sudah diterima untuk bergabung bersama Juve serta mendapat kesempatan bermain reguler di bawah asuhan Massimiliano Allegri.
Untuk membalas kepercayaan yang sudah diberikan Juventus, Evra bakal memberikan yang terbaik demi membantu tim. Ia merasa optimis lantaran sudah memiliki banyak pengalaman.
Saya menjalani musim pertama di Juve. Saat bergabung, saya diberitahu bahwa target kami adalah meraih Scudetto dan gelar juara Liga Champions. Saya ingin berterima kasih kepada Max Allegri dan Fabio Paratici yang membawa saya ke klub ini. Sekarang saya ingin membantu Juve dengan pengalaman saya, terang Evra kepada Sky Sport Italia.
Evra juga mengatakan bahwa adaptasi yang dijalaninya di Italia tidak mudah. Setelah lama membela Manchester United, Evra harus membiasakan diri lagi dengan lingkungan dan liga yang baru.
Banyak orang yang salah mengira level sepakbola Italia. Sepakbola di sini memiliki filosofi yang berbeda dibanding negara lain. Sebagai pemain, anda harus siap secara psikologis untuk bermain di Italia. Saya tak akan cari alasan, awalnya saya memang mengalami syok. Tapi akhirnya saya bisa beradaptasi dengan situasi baru, imbuhnya. [initial]
(foti/hsw)
Untuk membalas kepercayaan yang sudah diberikan Juventus, Evra bakal memberikan yang terbaik demi membantu tim. Ia merasa optimis lantaran sudah memiliki banyak pengalaman.
Saya menjalani musim pertama di Juve. Saat bergabung, saya diberitahu bahwa target kami adalah meraih Scudetto dan gelar juara Liga Champions. Saya ingin berterima kasih kepada Max Allegri dan Fabio Paratici yang membawa saya ke klub ini. Sekarang saya ingin membantu Juve dengan pengalaman saya, terang Evra kepada Sky Sport Italia.
Evra juga mengatakan bahwa adaptasi yang dijalaninya di Italia tidak mudah. Setelah lama membela Manchester United, Evra harus membiasakan diri lagi dengan lingkungan dan liga yang baru.
Banyak orang yang salah mengira level sepakbola Italia. Sepakbola di sini memiliki filosofi yang berbeda dibanding negara lain. Sebagai pemain, anda harus siap secara psikologis untuk bermain di Italia. Saya tak akan cari alasan, awalnya saya memang mengalami syok. Tapi akhirnya saya bisa beradaptasi dengan situasi baru, imbuhnya. [initial]
(foti/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bomber PSG Ini Selangkah Lagi Gabung Juventus
Piala Dunia 26 Juni 2026, 20:00
-
De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
Liga Italia 24 Juni 2026, 14:07
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










