Fabregas: Bisa Diam Sekarang, Mourinho?
Editor Bolanet | 19 Februari 2014 07:17
- Cesc Fabregas membalas komentar yang dikeluarkan oleh Jose Mourinho dan seluruh pihak yang sempat meragukan performa . Ia meminta mereka untuk 'diam', usai raksasa Catalan sukses menaklukkan Manchester City di Etihad dengan skor 2-0 (19/02).
Duel yang dilangsungkan dalam rangka babak 16 besar Liga Champions itu tak diwarnai sebiji gol pun hingga menit ke-54. Kala itu Martin Demichelis menjatuhkan Lionel Messi di kotak terlarang. Meski tayangan ulang menunjukkan bahwa kontak terjadi di luar area penalti, wasit tetap menghadiahkan eksekusi 12 pas yang ditunaikan dengan sempurna oleh La Pulga.
Dani Alves kemudian jadi pelengkap sengsara City usai ia mencetak gol di menit akhir laga, untuk memberikan Manuel Pellegrini tugas teramat berat kala melakoni leg kedua di Camp Nou bulan depan.
Kami ada puncak klasemen liga, kami mendapat hasil yang bagus malam ini, kami masuk ke final piala domestik, dan tidak ada yang lagi yang bisa anda minta dari kami. Mereka memberi kami banyak tekanan. Itulah yang membuat semua orang merasa tim ini spesial, tutur Fabregas pada ITV.
Barca memang sempat mendapat kritik atas penurunan performa mereka di musim ini. Mourinho bahkan belum ini menyebut tim asuhan Gerardo Martino sebagai yang 'terburuk dalam beberapa tahun.'
Mungkin kami sudah membuktikan sesuatu malam ini dan kami melakukannya dengan hebat. Semua orang menyebut Barcelona tak sama seperti Barcelona, beberapa orang bahkan berbicara terlalu banyak dan seperti biasa, saya pikir mereka sekarang harus diam selama beberapa saat. pungkasnya. [initial]
Duel yang dilangsungkan dalam rangka babak 16 besar Liga Champions itu tak diwarnai sebiji gol pun hingga menit ke-54. Kala itu Martin Demichelis menjatuhkan Lionel Messi di kotak terlarang. Meski tayangan ulang menunjukkan bahwa kontak terjadi di luar area penalti, wasit tetap menghadiahkan eksekusi 12 pas yang ditunaikan dengan sempurna oleh La Pulga.
Dani Alves kemudian jadi pelengkap sengsara City usai ia mencetak gol di menit akhir laga, untuk memberikan Manuel Pellegrini tugas teramat berat kala melakoni leg kedua di Camp Nou bulan depan.
Kami ada puncak klasemen liga, kami mendapat hasil yang bagus malam ini, kami masuk ke final piala domestik, dan tidak ada yang lagi yang bisa anda minta dari kami. Mereka memberi kami banyak tekanan. Itulah yang membuat semua orang merasa tim ini spesial, tutur Fabregas pada ITV.
Barca memang sempat mendapat kritik atas penurunan performa mereka di musim ini. Mourinho bahkan belum ini menyebut tim asuhan Gerardo Martino sebagai yang 'terburuk dalam beberapa tahun.'
Mungkin kami sudah membuktikan sesuatu malam ini dan kami melakukannya dengan hebat. Semua orang menyebut Barcelona tak sama seperti Barcelona, beberapa orang bahkan berbicara terlalu banyak dan seperti biasa, saya pikir mereka sekarang harus diam selama beberapa saat. pungkasnya. [initial]
(itv/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
-
Rodri Sang Penguasa Lini Tengah
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









