Ferdinand: Messi Mempermalukan Manchester United di Final Liga Champions
Yaumil Azis | 12 April 2020 21:28
Bola.net - Rio Ferdinand punya kenangan pahit sewaktu dirinya masih aktif bermain dan sedang membela Manchester United. Kenangan buruk itu terjadi di final Liga Champions 2011.
Saat itu Manchester United dipertemukan dengan klub raksasa asal Spanyol, Barcelona. Perlawanan sengit mereka tidak ada apa-apanya buat Barcelona yang sukses keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.
Satu-satunya gol the Red Devils, yang masih ditukangi Sir Alex Ferguson, tercipta melalui aksi Wayne Rooney. Sementara gawang mereka bergantian dijebol oleh Pedro, Messi, dan juga David Villa.
Tapi, mengalahkan Barcelona di era itu memang sulit. Apalagi tiga gelandang andalan mereka yakni Sergio Busquets, Xavi, dan Andres Iniesta sedang berada di puncak performanya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Messi adalah Pembunuh
Kendati kekalahan Manchester United bisa dimaklumi, namun Ferdinand tetap merasa hancur karenanya. Apalagi setelah melihat aksi sihir Messi yang membuat sektor pertahanan yang dikawal oleh Ferdinand dikoyak habis.
"Messi adalah seorang pembunuh. [Aksi] Ronaldinho tidak nyata, penyihir yang bebas mengalir," buka Ferdinand ke Copa90.
"Tetapi Messi, dia melakukan semuanya namun selalu ada gol atau assist di penghujung [aksinya]," lanjut mantan bek Leeds United tersebut.
Dipermalukan Barcelona dan Messi
Permainan apik dari Barcelona membuat Ferdinand jadi merasa bodoh. Pemain legendaris seperti Ryan Giggs dan Paul Scholes seolah sedang diajari bermain sepak bola oleh pemain yang baru bermunculan di Barcelona.
"Barca memberi kami pelajaran di Wembley. Saya melihat mereka mengangkat trofi dan saya, Giggsy, dan Scholesy sedang berdiri di sana dengan menutup mulut, saya berkata: 'Saya merasa dipermalukan," tandasnya.
Ferguson sendiri, yang pernah menjuarai Liga Champions pada musim 1998/99 dan 2007/08, bahkan sampai mengakui bahwa Barcelona lebih superior dari timnya. Ia berkata demikian langsung setelah pertandingan usai.
"Mereka adalah yang terbaik di Eropa, tidak perlu dipertanyakan lagi. Selama saya melatih, saya bisa bilang bahwa mereka adalah tim terbaik yang pernah kami hadapi. Semuanya tahu dan saya menerimanya," ungkapnya.
(Goal International)
Baca juga:
- Tottenham Bakal Persilahkan Harry Kane Pindah kalau MU Berani Pecahkan Rekor Transfer
- Legenda AS Roma Ini Ungkap Alasan Menolak Manchester United, Takut Sama Roy Keane?
- Tunggu Duet Pogba dan Bruno Fernandes, Manchester United akan Hebat Lagi
- Starting XI Pemain Asing Premier League, Peter Crouch Tak Pilih Cristiano Ronaldo
- Pandit: MU Harus Bayar 100 Juta Pounds untuk Jadon Sancho? Lupakan Saja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55












