Final Liga Champions: Pedenya Mikel Arteta
Afdholud Dzikry | 29 Mei 2026 11:26
Bola.net - Arsenal bersiap menghadapi final Liga Champions melawan PSG di Budapest, Sabtu (30/5/2026) besok malam WIB. Di tengah tekanan laga terbesar musim ini, Mikel Arteta tampil percaya diri dan menyebut timnya punya peluang nyata untuk meraih gelar Eropa pertama dalam sejarah klub.
Optimisme itu tidak datang tiba-tiba. Arsenal baru saja mengakhiri penantian panjang 22 tahun tanpa gelar Premier League, sebuah pencapaian yang mengubah suasana tim secara signifikan. Kemenangan domestik itu, yang memastikan gelar liga pertama sejak 2004, jadi dorongan moral besar menjelang laga di Eropa.
Meski PSG datang sebagai juara bertahan dan dihuni banyak pemain bintang, Arteta menegaskan timnya tidak berada dalam posisi inferior.
Euforia juara liga kini perlahan bergeser menjadi ambisi baru. Bagi Arteta dan skuadnya, final Liga Champions ini bukan sekadar pertandingan, tapi kesempatan untuk mengubah musim luar biasa menjadi sejarah yang lebih besar.
Ambisi Arsenal Cetak Sejarah Baru

Kemenangan di Premier League disebut membawa perubahan nyata di dalam skuad Arsenal. Arteta melihat para pemainnya kini lebih fokus, lebih tenang, dan datang dengan rasa lapar yang berbeda menjelang final di Budapest.
Laga melawan PSG dipandang sebagai panggung ideal untuk menguji level sebenarnya dari tim ini. Di ruang internal, Arsenal juga percaya diri bisa bermain tanpa beban, bahkan jika banyak pihak menjagokan lawan mereka.
“Kami punya kesempatan luar biasa untuk menulis sejarah baru di klub ini, dan kami percaya bisa melakukannya,” kata Mikel Arteta.
“Kami akan terbang ke Budapest pada hari Kamis dengan keyakinan penuh bahwa dalam beberapa hari ke depan kami bisa menjadi juara Eropa,” lanjutnya.
Penghargaan Manajer Terbaik dan Rasa Terima Kasih Arteta

Di tengah persiapan final, Arteta sempat menghadiri acara penghargaan tahunan Asosiasi Manajer Liga (LMA) di London, Selasa malam lalu. Ia dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Premier League musim ini, sebuah pengakuan atas perjalanan panjangnya bersama Arsenal.
Dalam pidatonya, Arteta menyinggung proses yang tidak selalu mulus sejak ia mengambil alih tim. Ia juga memberi apresiasi khusus kepada David Moyes, yang pertama kali membawanya ke sepak bola Inggris saat masih di Everton pada 2005.
“Terima kasih banyak atas penghargaan ini. Ini sebuah kehormatan besar,” ujar Arteta.
“Perjalanannya panjang. Kami sudah mencoba, pernah gagal beberapa kali, tapi akhirnya bisa menang dan itu membuat semuanya terasa sangat spesial,” tambahnya.
Peran Krusial Staf Kepelatihan Arsenal
Arteta juga menyoroti peran staf pelatih yang bekerja di balik layar sepanjang musim. Ia menyebut dukungan mereka sebagai bagian penting dari stabilitas tim, terutama di masa-masa penuh tekanan.
Menurutnya, kerja sama yang solid di ruang pelatih membuat dirinya bisa menjalani peran sebagai manajer dengan lebih tenang. Fondasi ini juga diyakini akan berpengaruh besar saat Arsenal menghadapi PSG di final.
“Mereka sangat membantu dan selalu mendukung saya,” kata Arteta.
“Mereka membuat saya menikmati pekerjaan ini dengan cara yang bahkan tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” lanjutnya.
Final di Budapest pada akhirnya akan menjadi ujian terbesar Arsenal musim ini. Apakah momentum juara domestik bisa berlanjut ke panggung Eropa, semuanya akan terjawab di laga penentuan tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







