Franck Ribery Masih Merasa Ballon d'Or 2013 Miliknya
Aga Deta | 23 Maret 2025 05:32
Bola.net - Franck Ribery masih belum bisa melupakan kekecewaannya di Ballon d'Or 2013. Mantan pemain Bayern Munchen itu merasa dirinya lebih pantas menang dibanding Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Ribery menjalani tahun yang luar biasa pada 2013. Ia sukses membawa Bayern meraih enam trofi, termasuk Liga Champions dan Bundesliga.
Di level individu, Ribery mencetak 22 gol dan 18 assist dari 52 pertandingan untuk klub dan timnas. Ia juga meraih penghargaan Pemain Terbaik Eropa UEFA musim 2012/13.
Namun, dalam pemungutan suara Ballon d'Or, ia hanya menempati peringkat ketiga. Ronaldo keluar sebagai pemenang, disusul Messi di posisi kedua.
Ballon d'Or yang Penuh Kontroversi

Ballon d'Or 2013 diwarnai kontroversi terkait proses pemungutan suara. FIFA awalnya menetapkan batas akhir pemungutan suara pada 15 November.
Namun, batas waktu tersebut diperpanjang hingga 29 November karena alasan kurangnya pemilih yang berpartisipasi. Keputusan ini menimbulkan banyak pertanyaan.
Kepada L'Equipe, Ribery menganggap perpanjangan itu sebagai ketidakadilan. "Ballon d'Or 2013 akan selalu menjadi ketidakadilan. Saya masih mencari penjelasan," katanya.
Perbandingan dengan Messi dan Ronaldo

Statistik Messi dan Ronaldo pada tahun itu memang luar biasa. Messi mencetak 42 gol dan 15 assist dalam 45 laga bersama Barcelona dan Argentina.
Ronaldo bahkan lebih produktif dengan 66 gol dan 15 assist dalam 56 pertandingan untuk Real Madrid dan Portugal. Angka-angka itu menjadi faktor utama dalam kemenangan Ronaldo.
Ribery mengakui bahwa Messi dan Ronaldo selalu menghormatinya. "Mereka tahu saya berada di level mereka," ujarnya. Namun, ia tetap merasa telah menjalani tahun yang sempurna.
Akhir Karier Ribery

Setelah puncak kariernya pada 2013, Ribery tidak pernah lagi mencapai level yang sama. Musim 2013/2014 menjadi kali terakhir ia mencetak dua digit gol dalam satu musim.
Ia meninggalkan Bayern pada 2019 setelah 12 tahun di klub. Ribery kemudian bermain di Fiorentina selama dua musim sebelum pindah ke Salernitana pada 2021.
Sayangnya, cedera lutut yang terus kambuh memaksanya pensiun pada Oktober 2022. Meskipun gagal meraih Ballon d'Or, Ribery tetap dikenang sebagai salah satu pemain terbaik generasinya.
Sumber: talkSPORT
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










