Frank Lampard Ungkap Satu Kelemahan Chelsea
Asad Arifin | 3 Oktober 2019 14:55
Bola.net - Manajer Chelsea, Frank Lampard, mengatakan ada satu kelemahan yang menjangkit timnya. Titik lemah tersebut nampak ketika Chelsea menang dengan skor 1-2 atas Lille di Liga Champions.
Chelsea menang dengan skor 1-2 atas Lille pada matchday kedua Grup H Liga Champions 2019/2020, Kamis (3/10/2019) dini hari WIB. Pada laga di Stade Pierre-Mauroy, Chelsea unggul berkat gol Tammy Abraham dan Willian.
Gawang Chelsea yang dikawal oleh Kepa harus kebobolan satu gol. Kiper asal Spanyol memungut bola di gawangnya pada menit ke-33 setelah dibobol oleh Vicktor Osimhen.
Hasil dari markas Lille menjadi kabar positif bagi Chelsea dalam persaingan di Grup H. Sebab, di laga matchday perdana, Chelsea kalah dari Valencia di Stamford Bridge. Kini, The Blues berada pada momen yang bagus.
Kelemahan Chelsea
Laga di Stade Pierre-Mauroy, menurut Frank Lampard, menunjukkan bahwa timnya masih punya kelemahan. Frank Lampard menyebut titik lemah tersebut adalah ketika timnya menghadapi situasi bola mati dari tim lawan. Chelsea dinilai masih lemah.
Hal tersebut nampak dari proses gol Lille, yang dicetak oleh Vicktor Osimhen melalui skema sepak pojok.
"Kami tampil sangat bagus. Kami sangat menguasai bagian awal pertandingan, kami mencetak gol. Bola mati jadi masalah untuk kami dan kami harus terus mencari solusinya," ucap Frank Lampard dikutip dari situs resmi klub.
Meskipun masih menunjukkan titik lemah, Frank Lampard tetap senang dengan kinerja Jorginho dan kolega. Bahkan, mantan pelatih Derby County tersebut merasa bahwa timnya layak menang atas Lille.
"Dengan cara main kami, peluang yang kami ciptakan di kandang lawan, penguasaan bola, kami layak menang," tegas Frank Lampard.
Banyak Mainkan Pemain Muda
Frank Lampard memberi kesempatan pada sejumlah pemain muda pada saat berjumpa Lille. Bagi Lampard, apa yang dia lakukan murni atas pertimbangan teknis. Para pemain muda itu layak tampil di tim utama.
"Ini istimewa sebagai cerita sampingan. Akademi kami mendapat pengakuan yang pantas mereka dapatkan atas kerja mereka. Para penggemar menyukainya, klub menyukainya, dan para pemain pun merespons," katanya.
Di laga melawan Lille, Lampard memainkan pemain muda jebolan akademi klub. Selain Tammy Abraham dan Mason Mount yang selama ini sudah jadi pilihan utama, Lampard juga memainkan Reece James, Fikayo Tomori, dan Callum Hudso-Odoi.
Sumber: Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Pelatih yang Dipecat Chelsea Kini Beraksi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 13:42
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












