Gol Spesial Kai Havertz di Final Liga Champions

Asad Arifin | 31 Mei 2026 00:35
Gol Spesial Kai Havertz di Final Liga Champions
Kai Havertz merayakan golnya pada laga final Liga Champions 2025/2026 antara Arsenal vs PSG (c) AP Photo

Bola.net - Kai Havertz mencetak sejarah Liga Champions setelah mencetak gol pada menit keenam untuk Arsenal melawan PSG di final hari Sabtu, 30 Mei 2026. Gol cepat ini langsung membuat jalannya pertandingan menjadi sangat sengit.

Pemain asal Jerman itu dengan cermat melepaskan tendangan kaki kiri ke sudut atas gawang setelah mendapat umpan beruntung dari Leandro Trossard. Arsenal pun langsung memimpin berkat gol tersebut.

Advertisement

Keberhasilan ini membuat nama Havertz masuk dalam buku sejarah kompetisi tertinggi Eropa. Menurut statistik yang dihimpun Statman Dave, gol tersebut mengamankan sejarah unik bagi bintang Arsenal.

Havertz kini menjadi salah satu pencetak gol paling produktif dalam sejarah final Liga Champions sejak kompetisi tersebut berganti nama pada tahun 1992.

1 dari 2 halaman

Mengejar Rekor Penguasa Final Liga Champions

Mengejar Rekor Penguasa Final Liga Champions

Momen pemain Arsenal, Kai Havertz, membobol gawang PSG pada laga final Liga Champions 2025/2026 (c) AP Photo/Vadim Ghirda

Prestasi terbaru Havertz membuatnya kini sejajar dengan para penyerang legendaris dunia. Hanya mantan penyerang legendaris Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale, yang mencetak lebih banyak gol di final.

Ronaldo mencetak empat gol di final Liga Champions, satu untuk Setan Merah pada tahun 2008 dan tiga untuk Real Madrid saat melawan Atletico Madrid pada tahun 2014 dan di final tahun 2017 melawan Juventus.

Sementara itu, Gareth Bale juga memiliki rekor yang tidak kalah mentereng di kompetisi ini. Bale mencetak tiga gol di final Liga Champions, satu gol melawan Atletico dan dua gol lagi di final 2018 melawan Liverpool.

Kini, Havertz menguntit di posisi berikutnya dan siap memecahkan rekor baru pada masa depan. Ketenangannya di depan gawang lawan menjadi modal utama untuk terus mencetak gol.

2 dari 2 halaman

Sejajar para Legenda dan Jadi Pemain Andalan Arteta

Sejajar para Legenda dan Jadi Pemain Andalan Arteta

Mikel Arteta berbicara kepada para pemainnya dalam jeda water break di final Liga Champions antara PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Budapest, 30 Mei 2026 (c) AP Photo/Petr Josek

Ini bukan pertama kalinya pemain asal Jerman tersebut menjadi pahlawan di laga puncak Eropa. Pemain berusia 26 tahun itu sebelumnya mencetak satu-satunya gol kemenangan untuk Chelsea melawan Manchester City di final 2021.

Gol itu membuat dirinya sejajar dengan nama-nama besar yang pernah menguasai panggung Eropa. Setelah mencetak gol di dua final Eropa yang berbeda, sang penyerang bergabung dengan jajaran ikon bersejarah termasuk Lionel Messi dan Samuel Eto'o.

Kedua mantan bintang Barcelona itu juga tercatat pernah mencetak gol pada dua laga final yang berbeda. Eto'o mencetak gol di final 2006 dan 2009 untuk Barcelona, ​​sementara Messi melakukan hal yang sama di final 2009 dan 2011, kedua gol tersebut dicetak melawan Manchester United.

LATEST UPDATE