Gol Solo Ajaib Micky van de Ven: Ketika Bek Tengah Berlari Seperti Messi
Richard Andreas | 5 November 2025 16:21
Bola.net - Di tengah atmosfer Liga Champions yang kerap menghadirkan kejutan, pertandingan Tottenham melawan FC Copenhagen (4-0) meninggalkan satu momen yang benar-benar melekat di ingatan. Bukan dari seorang penyerang, bukan pula dari gelandang kreatif, tetapi dari seorang bek tengah bernama Micky van de Ven.
Aksinya pada laga tersebut memicu gelombang reaksi takjub, bukan hanya dari penonton, tetapi juga dari rekan setimnya sendiri. Momen ketika Destiny Udogie memegang kepala dengan kedua tangan bukan setelah bola masuk, melainkan saat Van de Ven masih berlari, menjadi simbol ketidakpercayaan itu.
Dalam hitungan detik, satu aksi solorun mengubah cara publik melihat peran seorang bek tengah. Apa yang terjadi di lapangan bukan sekadar gol, tetapi kejadian langka yang seolah menantang logika dan pakem sepak bola modern.
Momen Gol yang Tak Biasa
Van de Ven menerima bola berawal dari perebutan yang dimenangkan Joao Palhinha, yang kemudian menjadi nama kecil dalam kisah besar ini sebagai pemberi assist. Dari posisi jauh di wilayah sendiri, ia mulai melaju dengan kombinasi kecepatan, kontrol, dan tenaga yang sulit dipercaya.
Aksi itu mengingatkan pada gol ikonik Son Heung-min ke gawang Burnley beberapa tahun lalu, juga di stadion yang sama. Namun kali ini, yang melakukannya adalah seorang bek tengah, sesuatu yang membuat peristiwa tersebut menjadi hampir tanpa preseden.
Dari menghindari tekanan lawan hingga menjaga keseimbangan sepanjang 80 yard lari penuh, Van de Ven tampak seperti bergerak tanpa hambatan.
Thomas Frank menggambarkannya sebagai “seperti Lionel Messi yang berubah menjadi bek tengah,” sebuah perbandingan yang menangkap esensi keindahan dan kejutan dalam aksi tersebut.
Ketika Stadion Terdiam

Setiap langkah Van de Ven terasa seperti memicu gelombang reaksi di tribune. Sorak, seruan, dan ketidakpercayaan menyatu menjadi satu suara yang menggema saat ia semakin mendekati kotak penalti.
Saat akhirnya memutuskan menembak, ia tidak menghantam bola dengan kekuatan berlebih. Alih-alih, ia memilih penyelesaian terukur ke tiang dekat, sebuah keputusan yang menunjukkan kejernihan pikiran setelah berlari sejauh itu.
Begitu bola bersarang, suasana berubah menjadi keheningan sejenak yang hanya diikuti ledakan emosi. Sebanyak 50.000 orang di stadion seakan menyaksikan sesuatu yang lebih dari sekadar gol, momen yang akan dikenang untuk bertahun-tahun ke depan.
Makna Setelah Selebrasi
Van de Ven sempat mendapat sorotan negatif usai reaksinya terhadap Thomas Frank pada laga melawan Chelsea sebelumnya. Namun, gol ini terasa seperti penebusan yang datang pada waktu yang tepat.
Dalam wawancaranya dengan TNT Sports, ia mengatakan, “Saya mulai menggiring bola dan berpikir apakah mereka bisa menyusul saya. Ketika saya melihat ruang terbuka, saya terus maju dan pada akhirnya saya tahu saya harus menembak.”
Kepercayaan diri itu, dipadu kemampuan fisik dan komposisi teknis, menghadirkan sebuah momen yang akan sulit diulang. Bukan hanya unik, tetapi juga monumental bagi perjalanan kariernya dan bagi para pendukung Tottenham.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Cristiano Ronaldo Sentil Para Pemain MU: Banyak yang Gak Paham Apa Arti Membela Setan Merah!
- Bek Timnas Prancis Ini Jadi Penerus Harry Maguire di MU?
- Coba Lagi! Manchester United Nego Brighton untuk Transfer Carlos Baleba
- Pahit! Cristiano Ronaldo Sebut MU Mustahil Juara EPL Musim Ini
- Login! Manchester United Siap Tikung Liverpool untuk Transfer Marc Guehi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 3 Februari 2026, 05:24
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 31 Januari - 3 Februari 2026
Liga Inggris 2 Februari 2026, 22:48
-
Rodri Murka Soal Keputusan VAR di Laga Man City vs Tottenham, Kenapa?
Liga Inggris 2 Februari 2026, 18:59
-
Antoine Semenyo: Liga Belum Berakhir, Kami Akan Terus Kejar Arsenal!
Liga Inggris 2 Februari 2026, 14:44
LATEST UPDATE
-
Prediksi Genoa vs Napoli 8 Februari 2026
Liga Italia 6 Februari 2026, 13:00
-
Rodrygo Dihukum Dua Laga, Absen Lawan Benfica di Playoff Liga Champions
Liga Champions 6 Februari 2026, 12:42
-
Pecco Bagnaia Beri Kode Punya Beberapa Pilihan Tim, Ogah Bela Tim Satelit di MotoGP 2027
Otomotif 6 Februari 2026, 12:39
-
Tempat Menonton PSIM vs Persis Solo: Link Streaming dan Jam Tayang TV
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 12:28
-
Prediksi Barcelona vs Mallorca 7 Februari 2026
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 11:41
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 6 Februari 2026, 11:33
-
Prediksi Wolves vs Chelsea 7 Februari 2026
Liga Inggris 6 Februari 2026, 11:28
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 11:28
-
Pilih Gresini atau KTM? Alex Marquez Ngaku Dirayu Beberapa Tim untuk MotoGP 2027
Otomotif 6 Februari 2026, 11:25
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 6 Februari 2026, 11:13
-
Prediksi Arsenal vs Sunderland 7 Februari 2026
Liga Inggris 6 Februari 2026, 11:01
-
Manchester United Sudah Tetapkan Target Lini Tengah di Musim Panas
Liga Inggris 6 Februari 2026, 10:58
-
Arne Slot Optimistis Virgil van Dijk Bisa Tetap di Liverpool Lebih Lama
Liga Inggris 6 Februari 2026, 10:44
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42

