Guardiola Terkenang Kekalahan Barca Dari CSKA
Editor Bolanet | 17 September 2013 08:22
- Jawara bertahan Liga Champions, Bayern Munich akan mengawali kiprahnya untuk mempertahankan gelar dengan menjamu wakil Rusia, CSKA Moscow di Allianz Arena (18/9).
Arsitek Die Roten saat ini, Josep Guardiola memiliki sejarah pertemuan dengan CSKA kala masih aktif menjadi pemain di Barcelona FC. Sayangnya sejarah itu merupakan kenangan yang buruk.
Pada 1992 silam, Barca yang masih diperkuat Pep dan berstatus jawara bertahan harus takluk dari CSKA dengan agregat 3-4. Tak hanya itu, Los Blaugrana juga dipaksa menyerah di Camp Nou dengan skor 2-3.
Ketika itu (1992) kami (Barcelona) tak tahu bagaimana menetralkan permainan mereka, menangani serangan balik mereka, dan kami baru saja memenangi kejuaraan Eropa di tahun sebelumnya. ujar Guardiola dalam konferensi pers jelang laga.
Oleh karena itu, Pep memilih mengevaluasi calon lawannya bukan berdasar individu melainkan secara keseluruhan tim. Ia juga menaruh perhatian lebih kepada cara CSKA bertahan. [initial] (uefa/pra)
Arsitek Die Roten saat ini, Josep Guardiola memiliki sejarah pertemuan dengan CSKA kala masih aktif menjadi pemain di Barcelona FC. Sayangnya sejarah itu merupakan kenangan yang buruk.
Pada 1992 silam, Barca yang masih diperkuat Pep dan berstatus jawara bertahan harus takluk dari CSKA dengan agregat 3-4. Tak hanya itu, Los Blaugrana juga dipaksa menyerah di Camp Nou dengan skor 2-3.
Ketika itu (1992) kami (Barcelona) tak tahu bagaimana menetralkan permainan mereka, menangani serangan balik mereka, dan kami baru saja memenangi kejuaraan Eropa di tahun sebelumnya. ujar Guardiola dalam konferensi pers jelang laga.
Oleh karena itu, Pep memilih mengevaluasi calon lawannya bukan berdasar individu melainkan secara keseluruhan tim. Ia juga menaruh perhatian lebih kepada cara CSKA bertahan. [initial] (uefa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST UPDATE
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




