Hadapi Final Liga Champions, Kvaratskhelia Malah Ogah Jadi 'Mata-Mata' PSG
Editor Bolanet | 22 Mei 2025 18:17
Bola.net - Khvicha Kvaratskhelia mengaku tak perlu memberikan saran khusus kepada PSG untuk menghadapi Inter Milan di final Liga Champions 2025/2025. Pemain asal Georgia itu justru yakin Luis Enrique dan rekan-rekannya sudah mempersiapkan segalanya dengan matang.
Meski pernah bermain di Serie A bersama Napoli, Kvaratskhelia merasa tidak berada di posisi yang tepat untuk membocorkan kelemahan Inter. Dia hanya bisa memperingatkan betapa kuatnya tim asuhan Simone Inzaghi tersebut.
Dengan pengalamannya menghadapi Inter beberapa kali di Serie A, Kvaratskhelia paham betul karakteristik permainan Nerazzurri. Namun, dia memilih untuk fokus berkontribusi di lapangan bersama PSG.
Keyakinan Kvaratskhelia pada Kemampuan PSG

Kvaratskhelia yakin PSG tidak membutuhkan bantuannya untuk mempelajari Inter. Menurutnya, tim asal Prancis itu sudah memiliki semua yang dibutuhkan untuk menghadapi final nanti.
"Mereka tidak butuh bantuanku - mereka menonton pertandingan dan lebih baik dariku," ujar Kvaratskhelia kepada Sky Sport Italia.
"Aku bisa berbagi beberapa hal karena sudah sering menghadapi mereka; aku tahu seberapa kuat mereka," tambahnya.
Perjalanan Menuju Final yang Tak Terduga
Sejak bergabung dengan PSG pada Januari lalu, Kvaratskhelia langsung menunjukkan performa gemilang. Enam gol dan lima assist dalam 22 penampilan menjadi bukti kontribusinya.
Pemain berusia 24 tahun itu mengaku tidak menyangka bisa mencapai final Champions League secepat ini. Baginya, ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
"Perjalanan yang sangat panjang," kenang Kvaratskhelia.
"Ketika aku menandatangani kontrak, tak pernah dalam bayangan saya akan mencapai final Liga Champions secepat ini. Aku bahagia bisa berada di sini," tuturnya penuh syukur.
Kebanggaan Mewakili Georgia
Di tengah kesuksesannya bersama PSG, Kvaratskhelia tak pernah melupakan tanah airnya. Dia merasa terhormat bisa membawa nama Georgia di kancah sepak bola Eropa.
"Aku bangga menjadi orang Georgia, dan aku ingin membantu negaraku karena sulit bagi pemain Georgia untuk bermain di liga top Eropa," tegasnya.
"Georgia memberiku segalanya, membantuku. Aku akan selalu membawanya dalam diriku," tutupnya.
Baca Ini Juga Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jonathan Tah: Bayern Munchen Takkan Bertahan Lawan PSG
Liga Champions 6 Mei 2026, 14:07
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini, 7 Mei 2026
Liga Champions 6 Mei 2026, 13:09
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18



















