Hansi Flick Ngamuk Usai Laga Barcelona vs Atletico Madrid: Apa Gunanya Ada VAR?
Afdholud Dzikry | 9 April 2026 09:33
Bola.net - Barcelona harus menelan hasil pahit di lanjutan Liga Champions musim ini. Mereka kalah 2-0 saat bertandang ke markas Atletico Madrid. Hasil ini jelas bukan yang diharapkan, dan membuat langkah Blaugrana ke semifinal jadi jauh lebih berat.
Kekalahan di leg pertama ini terasa cukup menyakitkan bagi tim asuhan Hansi Flick. Mereka kini menghadapi tugas yang tidak mudah di leg kedua. Barca harus menang dengan selisih tiga gol untuk membalikkan keadaan di Riyadh Air Metropolitano minggu depan.
Di lapangan, sebenarnya sempat ada momen yang memberi harapan bagi tim tamu. Namun, beberapa keputusan wasit dan penggunaan VAR justru jadi sorotan. Flick merasa timnya tidak mendapatkan keputusan yang adil dalam laga tersebut.
Pelatih asal Jerman itu juga tidak menutupi rasa kecewanya setelah pertandingan. Ia menyoroti beberapa momen penting yang dianggap merugikan timnya. Salah satu yang paling disorot adalah insiden di kotak penalti yang tidak ditindaklanjuti VAR.
Skandal Handball yang Diabaikan
Pertandingan berjalan ketat sejak awal babak kedua. Dalam satu momen, pemain Atletico, Marc Pubill, terlihat menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak penalti. Situasi itu terjadi setelah tendangan gawang, dan cukup jelas terlihat.
Flick tampak heran mengapa wasit tidak mengambil keputusan lebih tegas. Menurutnya, insiden itu bisa berpengaruh besar pada jalannya pertandingan. Ia juga mempertanyakan peran VAR dalam situasi seperti ini.
"Saya tidak mengerti mengapa VAR tidak masuk dalam situasi di mana mereka menyentuh bola dengan tangan di area penalti. Sangat normal untuk melakukan kesalahan, tetapi dalam situasi seperti ini, kenapa kita punya VAR?" ujar Hansi Flick.
"VAR sudah cukup berpihak pada Atletico... wasitnya orang Jerman. Terima kasih Jerman. Saya tidak tahu apa yang terjadi dalam situasi di mana kiper mulai bermain dan bek menghentikannya dengan tangan, bagi saya itu adalah kartu kuning kedua dan juga penalti," lanjutnya.
Polemik Kartu Merah Pau Cubarsi

Selain soal penalti, kartu merah Pau Cubarsi juga memicu perdebatan. Bek muda Barcelona itu harus keluar lebih cepat, dan situasi ini cukup memengaruhi permainan tim. Setelah itu, Barcelona terlihat kesulitan menjaga keseimbangan di lini belakang.
Flick sendiri tidak sepenuhnya yakin dengan keputusan tersebut. Ia mengakui situasinya tidak mudah dinilai. Kontak yang terjadi, menurutnya, masih bisa diperdebatkan.
"Saya tidak tahu tentang pengusiran Cubarsi, itu bisa saja kartu merah atau mungkin juga tidak. Saya tidak yakin apakah dia cukup menyentuhnya. Bolanya berada di belakang mereka," kata Flick.
"Mari kita lihat apakah mereka bisa menjelaskannya kepada kami. Saya pikir kami sudah memberikan segalanya dan kami tidak beruntung, tetapi kami harus menatap pertandingan berikutnya melawan Atletico," tambahnya.
Barcelona Pantang Menyerah di Leg Kedua

Meski tertinggal dua gol, Barcelona belum menyerah. Flick mencoba tetap melihat sisi positif dari timnya. Ia menilai performa anak asuhnya tidak sepenuhnya buruk, meski hasil akhirnya mengecewakan.
Barca sebenarnya punya beberapa peluang bagus, tapi gagal dimaksimalkan. Di sisi lain, Atletico mampu memanfaatkan momen dengan lebih efektif. Hal-hal kecil seperti ini yang akhirnya membuat perbedaan.
"Mereka mencetak dua gol dan memiliki banyak kualitas. Gol pertama, kami harus bertahan lebih baik, kami menerima kartu merah dan kemudian tercipta gol. Kami kalah tapi kami punya peluang yang sangat bagus," ujar Flick.
"Kami tidak akan menyerah. Saya pikir kami memiliki banyak pilihan. Tapi kami positif, kami akan berjuang," tegas mantan pelatih Bayern Munchen tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Raih Kopa Trophy 2026, Cetak Hattrick Bersejarah
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 05:36
-
Hansi Flick Beri Pemain Barcelona Libur Dua Hari setelah Kalah dari Real Madrid
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 23:09
-
Frenkie de Jong Ungkap Penyebab Barcelona Kesulitan Hadapi Real Madrid di El Clasico
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 22:29
-
Kabar Buruk bagi Barcelona: Xavi Espart Menepi Tujuh Pekan usai Cedera di El Clasico
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 20:45
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







