Hanya Liga Champions yang Bisa Menyelamatkan Musim Real Madrid
Afdholud Dzikry | 15 April 2026 16:29
Bola.net - Jude Bellingham menegaskan Liga Champions menjadi kesempatan terakhir bagi Real Madrid untuk menyelamatkan musim ini. Situasi di La Liga tidak menguntungkan karena tertinggal sembilan poin dari Barcelona.
Jika gagal di Eropa, musim ini berpotensi berakhir buruk. Karena itu, fokus tim kini tertuju penuh ke laga penentuan melawan Bayern Munchen.
Bellingham juga menanggapi kritik yang menyasar kehidupan pribadinya. Ia sempat dituding terlalu sering keluar malam dan kehilangan fokus. Isu itu cukup ramai dalam beberapa waktu terakhir.
Ia merespons dengan cara sederhana di lapangan. Selebrasi gol jadi bentuk jawabannya. Pesannya jelas, profesionalisme tetap dijaga.
Liga Champions Sebagai Harga Mati

Real Madrid sudah tersingkir dari Copa del Rey. Peluang juara liga juga makin kecil jika melihat selisih poin saat ini. Situasi ini membuat Liga Champions jadi satu-satunya harapan.
Tidak ada ruang untuk kesalahan. Setiap laga harus dijalani seperti final. Tekanan ini dirasakan seluruh pemain.
"Setiap kekalahan di Liga Champions terasa seperti bencana, melihat situasi kami saat ini; ini hampir seperti laga final," ungkap Jude Bellingham.
"Kami memiliki banyak hal yang dipertaruhkan dan harus bermain dengan sangat baik. Pilihannya adalah segalanya atau tidak sama sekali," tegasnya.
Klarifikasi Isu Kehidupan Malam

Rumor soal kehidupan malam sempat ramai dibicarakan. Bellingham disebut terlalu sering keluar dan minum dalam beberapa bulan terakhir. Isu itu dinilai memengaruhi performanya.
Ia menolak anggapan tersebut. Bellingham menegaskan tetap menjaga profesionalitas sebagai pemain. Ia juga merasa tudingan itu tidak berdasar.
"Saya rasa saya sudah membicarakan hal ini; Anda tidak bisa mencampuradukkan kehidupan pribadi dengan kehidupan sebagai pemain," ujar Bellingham menanggapi rumor tersebut.
"Hal-hal yang keluar tidak benar, seperti saya terlalu banyak minum atau sering keluar malam. Saya sangat profesional setiap hari," pungkasnya.
Tantangan Koneksi Mbappe dan Vinicius Jr
Sorotan juga datang ke kerja sama Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Banyak yang menilai permainan keduanya belum sepenuhnya padu. Hal ini terlihat saat tim kesulitan menciptakan ruang.
Bellingham mencoba melihat sisi taktiknya. Ia menilai perlu ada penyesuaian posisi agar permainan lebih seimbang. Perubahan kecil bisa memberi dampak besar.
"Mungkin kita terlalu berdesakan di sisi kiri; jika saya berpindah ke sayap lain, kami mungkin memiliki keseimbangan lebih," jelas Bellingham soal taktik tim.
"Mungkin orang melihat gelasnya setengah kosong. Kami bermain dengan bebas dan saya harap itu akan terlihat besok," harap mantan pemain Dortmund itu.
Laga melawan Bayern Munchen di Allianz Arena di leg kedua perempat final UCL akan jadi penentu. Madrid harus membalikkan ketertinggalan 2-1. Hasil pertandingan ini akan menjawab semua pembicaraan yang ada.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 30 Mei 2026, 22:01
-
Link Live Streaming Final Liga Champions: PSG vs Arsenal
Liga Champions 30 Mei 2026, 21:55
LATEST UPDATE
-
Gol Spesial Kai Havertz di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 00:35
-
Kenapa Ada Water Break di Final Liga Champions PSG vs Arsenal?
Liga Champions 31 Mei 2026, 00:02
-
Liverpool Dinilai Tepat Berpisah dengan Arne Slot, Ini Alasannya
Liga Inggris 31 Mei 2026, 00:00
-
Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 30 Mei 2026, 22:43
-
Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
Liga Italia 30 Mei 2026, 22:27
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 30 Mei 2026, 22:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04










