Hasil Pertandingan Juventus vs Real Madrid: Skor 1-4
Gia Yuda Pradana | 4 Juni 2017 03:47
Bola.net - - La Duodecima dan Sejarah Sang Raja Eropa
Juventus menghadapi juara bertahan dan pemegang rekor 11 gelar Real Madrid dalam partai final Liga Champions 2016/17 di Millennium Stadium, Cardiff, Minggu (04/6). Juventus tumbang 1-4. Madrid meraih La Duodecima dan mengukir sejarah.
Dalam laga yang dipimpin wasit Felix Brych asal Jerman ini, Cristiano Ronaldo membawa Madrid unggul di menit 20. Juventus membalas lewat overhead kick Mario Mandzukic di menit 27, tapi kemudian luluh lantak di babak kedua. Madrid menambah tiga gol melalui menit 61, (lagi) menit 64 dan pemain pengganti Marco Asensio menit 90 - setelah pemain pengganti Juventus Juan Cuadrado diusir dengan kartu kuning kedua.
Ronaldo finis sebagai top scorer dengan 12 gol. Penantian panjang kiper dan kapten Juventus Gianluigi Buffon untuk mengangkat trofi Liga Champions pun berlanjut.
Juventus turun di final ini mengincar titel European Cup/Liga Champions mereka yang ketiga, yang pertama sejak 1996. Usai meraih Scudetto Serie A dan trofi Coppa Italia, Juventus juga berambisi meraih treble perdana mereka. Setelah selalu kalah dalam empat final terakhirnya di kompetisi elit ini, sang raksasa Italia tak mau kembali menelan kekecewaan yang sama.
Sementara itu, Madrid membidik titel ketiga dalam empat tahun. Selain itu, Madrid juga mengusung misi untuk menjadi tim pertama di era Liga Champions yang sanggup menjadi juara dua musim secara beruntun. Tak kalah penting, Madrid menatap titel ke-12, La Duodecima.
Misi Madrid terlaksana.
Sebuah pertandingan final yang seru tersaji di ibu kota Wales. Juventus yang punya pertahanan tangguh dan baru kebobolan tiga gol di Liga Champions musim ini menghadapi Madrid yang memiliki kekuatan ofensif menakutkan.
Massimiliano Allegri melakukan tujuh perubahan dari starting lineup di laga terakhir Serie A. Buffon, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Alex Sandro, Miralem Pjanic, Dani Alves dan Mario Mandzukic kembali jadi starter menggantikan Emil Audero, Stephan Lichtsteiner, Medhi Benatia, Kwadwo Asamoah, Claudio Marchisio, Juan Cuadrado serta Stefano Sturaro.
Di kubu Madrid, Zinedine Zidane hanya mengganti satu pemain dari komposisi terakhirnya. Danilo dipasang sebagai starter menggantikan Dani Carvajal. Sementara itu, putra Cardiff Gareth Bale duduk di bangku cadangan. Isco lah yang dipercaya untuk mendukung Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo di lini serang.
Juventus mengambil inisiatif serangan, tapi justru Madrid yang mampu mencetak gol pembuka lewat peluang pertama mereka. Tembakan Ronaldo dari ujung kotak penalti meneruskan umpan tarik Carvajal menggetarkan gawang Buffon dan membawa Madrid unggul 1-0.
Itu adalah gol ke-11 Ronaldo di Liga Champions musim ini. Torehan golnya sama dengan Lionel Messi (Barcelona) di puncak daftar top scorer sementara. Itu juga gol ke-500 Madrid sepanjang sejarah partisipasi mereka di kompetisi elit ini. Mereka adalah tim pertama yang sanggup mencapai milestone tersebut.
Ronaldo sendiri menjadi pemain pertama di era modern yang bisa mencetak gol di tiga final Liga Champions. Sebelumnya, dia juga mencetak gol di final 2008 (Manchester United vs Chelsea) dan 2014 (Real Madrid vs Atletico Madrid).
Juventus merespons dengan sempurna. Respons Juventus sempurna. Hanya tujuh menit berselang, Juventus menyamakan kedudukan lewat golazo alias gol indah Mandzukic. Meneruskan operan Higuain, striker Kroasia itu mengontrol bola dengan dada dan melepas overhead kick sambil membelakangi gawang. Bola meluncur indah ke sudut atas tiang jauh. Skor berubah jadi 1-1.
Mandzukic pun tercatat sebagai pemain ketiga yang pernah mencetak gol di final European Cup/Liga Champions dengan dua tim berbeda setelah Velibor Vasovic (Partizan & Ajax) dan Cristiano Ronaldo (Manchester United & Real Madrid). Mandzukic melakukannya bersama Bayern Munchen (2013) dan Juventus (2017).
Di babak kedua, ganti Madrid yang mengambil inisiatif serangan. Madrid coba mengancam lewat kerja sama Ronaldo dan Benzema, aksi individu Isco, dan tembakan jarak jauh Luka Modric, tapi masih terbentur dinding pertahanan Juventus.
Kerja keras Madrid membuahkan hasil. Madrid kembali unggul setelah tendangan jarak jauh Casemiro yang sedikit berubah arah setelah mengenai tumit Sami Khedira bersarang di gawang Buffon. Lini pertahanan Juventus runtuh, dan hanya tiga menit berselang Madrid bisa mencetak gol ketiga setelah umpan silang Modric disambar Ronaldo di tiang dekat.
Itu adalah gol ke-600 dalam karier profesional Ronaldo, di level klub dan tim nasional Portugal.
Allegri lalu menambah pemain ofensifnya. Juan Cuadrado dimasukkan untuk mengganti Andrea Barzagli. Pjanic yang sudah terkena kartu kuning juga ditarik keluar, digantikan Claudio Marchisio.
Meski unggul dua gol, Madrid tak mengendurkan tekanan. Itu membuat Juventus kesulitan membangun serangan.
Di 15 menit terakhir, Zidane mengganti Benzema dengan Bale. Ini adalah comeback Bale sejak cedera pada April lalu, dan di tanah kelahirannya sendiri. Sementara itu, Allegri menarik Paulo Dybala dan memasukkan Mario Lemina.
Isco yang mulai kelelahan kemudian diganti Marco Asensio saat laga memasuki sepuluh menit terakhir.
Upaya Juventus untuk mengejar mendapatkan pukulan setelah Cuadrado diganjar kartu kuning kedua menyusul sebuah insiden dengan Ramos di tepi lapangan. Sebelumnya dia sudah dikartu kuning karena melanggar Ronaldo. Juventus bermain dengan sepuluh orang di lima menit terakhir. Sulit!
Madrid pun mencetak gol ke-4 lewat Asensio dari assist Marcelo di menit 90. Game over untuk Juventus.
Partai ini sendiri merupakan ulangan final 1998, di mana Madrid mengalahkan Juventus 1-0 lewat gol tunggal Predrag Mijatovic. Waktu itu, Zidane berseragam La Vecchia Signora. Sekarang, Zidane melatih El Real. Zidane sukses membawa sang raja Eropa mengalahkan mantan timnya.
Madrid mengukir sejarah dengan menjadi tim pertama di era Liga Champions yang sanggup mempertahankan gelar mereka.
Juventus (4-2-3-1): Buffon; Barzagli (Cuadrado 66 - kuning 72), Bonucci, Chiellini, Alex Sandro (kuning 70); Pjanic (kuning 66) (Marchisio 71), Khedira; Dani Alves, Dybala (kuning 12) (Lemina 78), Mandzukic; Higuain.
Madrid (4-3-1-2): Navas; Carvajal (kuning 42), Varane, Ramos (kuning 31), Marcelo; Kroos (kuning 53) (Morata 89), Casemiro, Modric; Isco; Benzema (Bale 77), Ronaldo.
Statistik Juventus - Madrid
Ball possession: 43% - 56%
Shots: 9 - 18
Shots on target: 4 - 5
Kartu kuning: 4 - 3
Kartu merah: 1 - 0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





