Henderson Tampil Gemilang, Klopp: Maafkan Saya!
Richard Andreas | 10 April 2019 09:20
Bola.net - - Jordan Henderson jadi salah satu pemain yang tampil paling gemilang ketika Liverpool sukses mengalahkan Porto dengan skor meyakinkan 2-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions 2018/19, Rabu (10/4) dini hari WIB. Kapten Liverpool itu memainkan peran yang berbeda pada laga ini.
Jika biasanya Henderson bermain sebagai gelandang bertahan alias gelandang nomor 6, kali ini Klopp mendorongnya sedikit ke depan untuk bermain sebagai gelandang nomor 8. Peran ini sebenarnya sudah pernah dicoba Henderson, dan hasilnya memuaskan.
Henderson mengatur serangan dengan baik, juga menjaga aliran umpan Liverpool tetap berjalan sebaik mungkin. Terbukti, Henderson berperan penting pada gol Roberto Firmino, visi permainan Henderson patut dipuji.
Sebab itu, Klopp meminta maaf karena selama bertahun-tahun dia memainkan Henderson sedikit defensif. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Maafkan Saya!
Sebelumnya, Liverpool dinilai memiliki kekurangan gelandang kreatif-ofensif sejak kepergian Phillipe Coutinho. Namun, kemampuan Henderson ternyata tidak terlalu buruk. Dia juga mampu bermain sebagai gelandang serang.
Sebab itu, Klopp meminta maaf karena selama ini dia memainkan Henderson dalam peran defensif, tetapi dia terpaksa melakukan itu karena kondisi Liverpool.
"Hendo pemain brilian, dan saya sangat senang bahwa dia bisa membuktikan itu, bahwa dia bisa melakukannya lagi," buka Klopp di Liverpoolfc.com.
"Dia jelas suka bermain di posisi itu, jadi ini merupakan kesalahan saya selama satu setengah tahun dia bermain di posisi no.6, maafkan saya!"
Visi Henderson
Selain menjaga lawan dengan baik, Henderson ternyata memiliki visi yang baik untuk melepaskan umpan daerah. Gol kedua Liverpool berawal dari kejeliannya melihat pergerakan Trent Alexander-Arnold. Juga beberapa umpan lainnya yang brilian.
"Performanya sangat bagus. Gol kedua brilian dan dia juga melepaskan umpan untuk gol Sadio Mane [yang dianulir], dan meski itu offside tipis tetap saja umpannya brilian. Saya menyukai itu."
"Ada banyak pemain yang tampil bagus malam ini, kami tampil dewasa melawan tim yang sulit, saya harus mengakui itu, sebab mereka sangat berbahaya dalam serangan balik dan itu membuat kami cukup tidak nyaman," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












