Houllier: Barca Ketakutan Lawan Liverpool di Anfield
Dimas Ardi Prasetya | 9 Mei 2019 01:14
Bola.net - - Eks manajer Liverpool Gerard Houllier mengklaim Barcelona merasa takut menghadapi atmosfer yang tercipta di Anfield.
Liverpool tampil militan saat menjamu Lionel Messi dkk di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (08/05) dini hari WIB. Alhasil mereka bisa menang dengan skor 4-0.
Divock Origi membuka pesta gol Liverpool di babak pertama. Georginio Wijnaldum, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak dua gol usai turun minum. Origi kemudian menutup pesta gol The Reds setelah memanfaatkan umpan cerdik Trent Alexander-Arnold dari sepak pojok.
Hasil ini membuat Liverpool lolos ke final. Pasukan Jurgen Klopp itu unggul dengan agregat 4-3. Ini juga membuat The Reds sukses menapak ke final dua kali beruntun.
Firasat
Usai pertandingan, Houllier mengaku memiliki firasat positif soal Liverpool. Manajer asal Prancis ini merasa dari awal bahwa The Reds akan tetap bisa lolos dari babak semifinal meski kalah telak di leg pertama.
"Saya tidak tahu mengapa, tetapi saya merasa mereka bisa lolos. Bahkan setelah pertandingan di Barcelona," kata Houllier kepada talkSPORT.
"Mereka sangat sial di Camp Nou dan ada sesuatu yang istimewa tentang tim ini dan saya punya perasaan aneh bahwa mereka akan bisa lolos," serunya.
Barca Takut
Sebelum laga, seperti sebelum-sebelumnya, fans Liverpool di luar stadion memadati jalanan menuju Anfield dengan bernyani dan menyalakan suar. Sementara itu di dalam stadion, mereka juga mendukung tim kesayangannya selama 90 menit.
Dari awal sampai akhir laga, para fans itu terus bernyanyi dan kadang menyiuli para pemain Barca. Menurut Houllier, atmosfer yang diciptakan para fans ini membuat para penggawa Blaugrana merasa gentar.
"Klub ini adalah sesuatu yang spesial dengan para penggemar. Ini bukan kekerasan, itu tidak agresif, tetapi sangat keras dan itu membuat para pemain untuk menyerang," serunya.
"Begitu mereka mencetak gol pertama, saya tahu mereka akan lolos. Mereka tampak praktis tak tertahankan dan juga membuat lawan takut. Untuk gol terakhir, Barcelona benar-benar membeku," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













