Ini Alasan Tim Italia Melempem di Eropa Menurut Marotta
Editor Bolanet | 12 Mei 2016 10:00
Dalam beberapa tahun terakhir memang sepakbola Italia mengalami penurunan yang berujung pada turunnya koefisien mereka di Eropa.
Musim lalu, Juventus mampu menembus final Liga Champions meskipun akhirnya kalah dari Barcelona. Kegagalan Juventus meraih trofi Liga Champions itu gagal mengakhiri catatan tak ada klub Italia yang juara Liga Champions sejak Inter Milan melakukannya pada 2009-2010.
Dan menurut Marotta, salah satu alasan mengapa tim-tim Italia tak mampu berbicara banyak adalah karena kompetisi tengah berada dalam masa transisi.
Pada tahun 1990-an dan awal 2000-an, liga kami dianggap sebagai Eldorado, atau tanah yang menjanjikan. Hari ini, ini hampir seperti liga transisi. Namun di Italia, kompetisi domestik menguras energi tim. Anda tak mampu pergi ke Sassuolo atau Carpi dengan meremehkan mereka, karena itu akan memberi resiko kalah, ujarnya.
Tim-tim lain di liga yang berbeda memiliki keuntungan, karena secara domestik mereka tak memiliki tekanan yang sama, termasuk yang disebabkan oleh media, ujarnya.
Tak bisa diprediksi memainkan peran sangat penting di Liga Champions, seperti yang ditunjukkan oleh fakta tak ada tim yang berhasil mempertahankan trofi dalam format saat ini, sambungnya.
Tahun lalu kami berlaga di final melawan Barcelona yang merupakan tim terbaik dunia. Apa yang kami capai malam itu adalah kami melawan tim top dunia dengan level kebugaran tingkat atas, tandasnya. (foti/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



