Inilah Alasan Mengapa Klub EPL di-Bully di Eropa
Editor Bolanet | 27 Februari 2015 11:38
- Tumbangnya Liverpool dan Tottenham Hotspur di ajang Liga Europa semakin melengkapi hasil buruk yang diraih Manchester City dan Arsenal di pentas Liga Champions.
Dua hari sebelum Liverpool dan Tottenham gugur, Manchester City sudah terlebih dulu dipermalukan Barcelona di kandang sendiri. Esoknya giliran Arsenal yang dianiaya oleh AS Monaco. Meski setidaknya lebih baik, Chelsea pun gagal meraih kemenangan dan dari segi permainan masih kalah ketimbang PSG.
Lantas mengapa tim-tim EPL serasa tak berdaya tiap kali berlaga di pentas Eropa? Setidaknya da 2 hal yang melatarbelakangi buruknya performa tim Inggris di Eropa.
Pertama, Premier League memiliki apa yang liga Eropa lain tidak punyai, yaitu persaingan ketat dari posisi juru kunci hingga pemuncak klasemen. Besar kekuatan tim-tim EPL bisa dikatakan hanya memiliki selisih yang sangat sedikit. Berbeda dengan liga-liga lain yang sudah bisa diketahui siapa yang akan menjadi juara, EPL harus menunggu hingga minggu-minggu terakhir untuk menentukan siapa yang akan menyandang status Raja Inggris.
Kedua, ketatnya jadwal liga yang masih ditambah dengan dua piala domestik. Contoh yang paling mudah adalah tumpukan jadwal pertandingan di akhir Desember yang biasa dikenal dengan sebutan 'Boxing Day'. Ketika liga-liga lain libur, Premier League harus menjalankan 3 laga hanya dalam waktu kurang dari 14 hari. Faktor kelelahan fisik, mental, dan cedera jelas lebih besar ketimbang tim-tim dari liga lain.
Setidaknya itulah dua alasan utama mengapa beberapa tahun terakhir performa klub-klub EPL di Eropa sangat jauh menurun. (wsc/jrc)
Dua hari sebelum Liverpool dan Tottenham gugur, Manchester City sudah terlebih dulu dipermalukan Barcelona di kandang sendiri. Esoknya giliran Arsenal yang dianiaya oleh AS Monaco. Meski setidaknya lebih baik, Chelsea pun gagal meraih kemenangan dan dari segi permainan masih kalah ketimbang PSG.
Lantas mengapa tim-tim EPL serasa tak berdaya tiap kali berlaga di pentas Eropa? Setidaknya da 2 hal yang melatarbelakangi buruknya performa tim Inggris di Eropa.
Pertama, Premier League memiliki apa yang liga Eropa lain tidak punyai, yaitu persaingan ketat dari posisi juru kunci hingga pemuncak klasemen. Besar kekuatan tim-tim EPL bisa dikatakan hanya memiliki selisih yang sangat sedikit. Berbeda dengan liga-liga lain yang sudah bisa diketahui siapa yang akan menjadi juara, EPL harus menunggu hingga minggu-minggu terakhir untuk menentukan siapa yang akan menyandang status Raja Inggris.
Kedua, ketatnya jadwal liga yang masih ditambah dengan dua piala domestik. Contoh yang paling mudah adalah tumpukan jadwal pertandingan di akhir Desember yang biasa dikenal dengan sebutan 'Boxing Day'. Ketika liga-liga lain libur, Premier League harus menjalankan 3 laga hanya dalam waktu kurang dari 14 hari. Faktor kelelahan fisik, mental, dan cedera jelas lebih besar ketimbang tim-tim dari liga lain.
Setidaknya itulah dua alasan utama mengapa beberapa tahun terakhir performa klub-klub EPL di Eropa sangat jauh menurun. (wsc/jrc)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



