Insiden Rasisme dalam Laga Benfica vs Madrid: Vinicius Junior Jadi Korban
Ari Prayoga | 18 Februari 2026 13:32
Bola.net - Laga tandang Real Madrid ke markas Benfica di Liga Champions, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB berubah menjadi malam penuh kontroversi. Pertandingan di Estadio da Luz itu diwarnai dugaan aksi rasisme terhadap Vinicius Junior, pelemparan botol dari tribun, hingga kartu merah untuk pelatih tuan rumah, Jose Mourinho.
Insiden tersebut terjadi setelah Vinicius mencetak gol pembuka yang sekaligus menjadi penentu kemenangan Madrid. Winger asal Brasil itu merayakan golnya dengan tarian khas, namun selebrasi tersebut berujung kartu kuning dari wasit Francois Letexier karena dianggap memancing reaksi suporter tuan rumah.
Tak lama setelahnya, situasi memanas. Pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit ketika Letexier melakukan gestur tangan menyilang, protokol resmi UEFA untuk menandai adanya laporan tindakan rasisme. Vinicius mengaku mendapat sebutan “monyet” dari salah satu pemain Benfica, meski versi berbeda muncul dari kubu tuan rumah.
Versi yang Bertolak Belakang

Keributan bermula saat Vinicius berjalan kembali ke tengah lapangan. Ia terlihat terlibat adu argumen dengan winger muda Benfica, Gianluca Prestianni, yang berbicara sambil menutup mulutnya dengan jersey.
Menurut gelandang Madrid, Aurelien Tchouameni, Prestianni membantah melontarkan kata bernada rasial dan justru dituduh mengucapkan hinaan homofobik. Mourinho sendiri memilih bersikap “netral” dalam komentarnya.
“Saya tidak ingin mengatakan percaya pada Prestianni atau tidak percaya pada Vinicius. Mereka memberi saya dua cerita yang berbeda,” ujar Mourinho kepada Amazon Prime Video.
Pelatih asal Portugal itu bahkan menyebut selebrasi Vinicius sebagai pemicu emosi pemain dan suporter Benfica. Ia juga menegaskan bahwa klubnya tidak memiliki sejarah rasisme, merujuk pada legenda Benfica, Eusebio.
Pernyataan tersebut menuai kritik. Mantan striker Manchester United, Wayne Rooney, menilai komentar Mourinho tidak adil dan berpotensi menggiring opini publik terhadap korban.
Dukungan Mengalir untuk Vinicius

Di kubu Madrid, kemarahan terlihat jelas. Kylian Mbappe harus ditenangkan rekan setimnya saat situasi memanas. Sementara itu, Trent Alexander-Arnold menyebut kejadian tersebut sebagai “sebuah aib bagi sepak bola”.
“Ini menjijikkan. Tidak ada tempat untuk hal seperti itu dalam sepak bola maupun masyarakat,” tegas bek asal Inggris tersebut.
Vinicius sendiri merilis pernyataan keras di media sosial. Ia menyebut para pelaku rasisme sebagai pengecut.
“Mereka harus menutup mulut dengan jersey mereka untuk menunjukkan betapa lemahnya mereka,” tulisnya.
“Hal seperti ini bukan hal baru dalam hidup saya. Tapi tetap saja, itu perlu dibicarakan.”
Ia juga mempertanyakan keputusan wasit yang memberinya kartu kuning karena selebrasi, serta menyebut protokol yang dijalankan terasa tidak efektif.
Mourinho Diusir, Laga Kian Ricuh

Setelah laga dilanjutkan, ketegangan belum mereda. Mourinho akhirnya diusir wasit karena dianggap meminta Vinicius menerima kartu kuning kedua usai melanggar Richard Rios. Salah satu staf pelatih Benfica juga diganjar kartu merah, meski alasan pastinya belum jelas.
Drama belum selesai. Dalam 12 menit masa injury time, pertandingan kembali dihentikan akibat lemparan benda dari tribun. Sebuah botol bahkan sempat mengenai lengan Vinicius saat ia bersiap mengambil tendangan sudut.
Mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg, menjelaskan bahwa Letexier sudah menjalankan prosedur sesuai regulasi UEFA. Namun ia mengakui situasi seperti itu sangat sulit dikendalikan di lapangan.
Komentator legendaris Inggris, Alan Shearer, menyayangkan momen magis Vinicius justru tertutup kontroversi.
“Kita seharusnya membicarakan gol luar biasa yang ia cetak. Sangat disayangkan malam ini tercoreng oleh hal seperti ini,” ujarnya.
Bayang-Bayang Masa Lalu

Insiden di Lisbon menambah daftar panjang dugaan tindakan rasial yang pernah dialami Vinicius sepanjang kariernya di Eropa.
Meski belum ada keputusan resmi dari UEFA terkait tudingan terbaru ini, sorotan tajam kembali mengarah pada isu diskriminasi di sepak bola.
Di tengah kemenangan penting Real Madrid, narasi pertandingan justru terseret pada persoalan yang lebih besar dari sekadar skor. Sepak bola kembali diingatkan bahwa perjuangan melawan rasisme belum selesai.
Jangan Lewatkan!
Ramai-ramai Mengecam Gianluca Prestianni yang Melecehkan Vinicius Junior di Laga Benfica vs Real Madrid
Curhat Vinicius Junior Usai Jadi Korban Rasisme di Laga Benfica vs Real Madrid: Dasar Pengecut
Kontroversi Rasisme dari Benfica vs Real Madrid: Federico Valverde Murka pada Gianluca Prestianni
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di MOJI Malam Ini, 19 Februari 2026
Kartu Merah Jose Mourinho di Laga Benfica vs Real Madrid: Usai jadi Hero, Kini Harus Absen di Bernabeu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
AC Milan Sepakat Lepas Christopher Nkunku ke Klub Jerman Ini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 18:36
-
Barcelona Siap Lepas Alejandro Balde, MU Langsung Gas?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:26
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
-
AC Milan Sepakat Lepas Christopher Nkunku ke Klub Jerman Ini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 18:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


