Inter Milan Hanya Butuh 30 Hari untuk Mengubah Mimpi Indah Menjadi Mimpi Buruk
Editor Bolanet | 1 Juni 2025 05:47
Bola.net - Seolah baru kemarin, Inter Milan masih bermimpi meraih treble winner musim ini. Kini, mereka harus pulang dengan tangan hampa setelah dikalahkan PSG 5-0 di final Liga Champions, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB.
Bulan April 2025 lalu, Simone Inzaghi bahkan berani menyebut timnya bisa meraih quadruple termasuk Club World Cup. Namun mimpi indah itu berubah menjadi mimpi buruk dalam sekejap mata.
Kekalahan dari AC Milan di semifinal Coppa Italia menjadi awal petaka. Lalu Roma dan Napoli menyempurnakan runtuhnya Nerazzurri dari puncak Serie A.
Final Liga Champions di Munich menjadi puncak dari semua drama ini. Kekalahan telak tanpa balas membuat musim 2024/25 menjadi salah satu yang terpahit bagi fans Inter.
Awal Kejatuhan Inter di Bulan April

Semuanya berubah drastis saat Inter tersingkir dari Coppa Italia oleh rival sekota AC Milan. Kekalahan ini memicu rangkaian hasil buruk yang tak terduga.
Hanya beberapa hari kemudian, Inter kembali tumbang 1-0 dari Roma di San Siro. Hasil ini membuat Napoli berhasil menyalip mereka di puncak klasemen Serie A.
Tiga kekalahan beruntun menjadi titik balik tragis bagi Inter. Dari tim yang perkasa, mereka berubah menjadi raksasa yang limbung.
Fokus Nerazzurri yang Terbelah
Setelah kejatuhan di Serie A, Inter memusatkan perhatian pada Liga Champions. Kemenangan dramatis 7-6 atas Barcelona di semifinal sempat membangkitkan harapan.
Namun di Serie A, mereka gagal memanfaatkan kesempatan emas saat Napoli ditahan Parma. Inter sendiri hanya bisa meraih hasil imbang kontra Lazio setelah kebobolan di menit akhir.
Konsentrasi yang terpecah antara liga dan Eropa akhirnya berbuah petaka. Inter kehilangan momentum di saat-saat paling krusial.
Final UCL yang Menyakitkan
Allianz Arena menjadi saksi bisu kehancuran Inter di tangan PSG. Kekalahan 5-0 menjadi catatan terburuk dalam sejarah final Liga Champions.
Dari tim yang sempat dijuluki "penghancur Barcelona", Inter tampak tak berdaya menghadapi gempuran pemain-pemain PSG. Mimpi treble pun akhirnya musnah dalam 90 menit.
Musim yang diawali dengan begitu menjanjikan harus berakhir tanpa satupun trofi. Sebuah kenyataan pahit yang harus ditelan Inter dan para pendukungnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
Liga Italia 5 Juli 2026, 00:18
-
Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
Liga Italia 4 Juli 2026, 16:00
-
RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
Liga Italia 30 Juni 2026, 21:20
-
Liverpool Selangkah Lebih Dekat Amankan Bintang PSG Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 13:00
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












