Jadi Sasaran Kritik, Guardiola Membela Diri
Editor Bolanet | 11 Mei 2015 20:27
- Nama Josep Guardiola tengah dalam sorotan. Apalagi penyebabnya bila bukan rentetan hasil buruk yang ia torehkan bersama Bayern Munchen akhir-akhir ini.
Usai memastikan gelar Bundesliga beberapa waktu lalu, Die Roten justru gagal mempertahankan performa apiknya. Thomas Muller dkk kalah empat kali beruntun, dan terakhir saat melawan Augsburg akhir pekan lalu.
Belum juga reda rentetan 'bencana' itu, Bayern kini dihadapkan dengan misi berat untuk membalikkan skor 0-3 melawan Barcelona. Bayern setidaknya harus menang dengan selisih empat gol untuk lolos ke final Liga Champions.
Terus mendapatkan kritik, Guardiola akhirnya angkat suara. Saya di sini bukan untuk menjadi pelatih terbaik di dunia. Saya di sini untuk membuat banyak orang merasa bahagia dan membantu klub serta para pemain melakukan seperti yang pernah saya lakukan di Barcelona, ujarnya.
Saya selalu memberikan segalanya. Saya tak tahu apakah itu sudah cukup bagi orang lain. Bila bagi klub, presiden, para legenda klub dan fans itu tak cukup, maka saya sangat menyesal. Tapi saya tak akan mengubah hidup hanya karena menang atau tak menang, tandasnya.[initial]
(as/dzi)
Usai memastikan gelar Bundesliga beberapa waktu lalu, Die Roten justru gagal mempertahankan performa apiknya. Thomas Muller dkk kalah empat kali beruntun, dan terakhir saat melawan Augsburg akhir pekan lalu.
Belum juga reda rentetan 'bencana' itu, Bayern kini dihadapkan dengan misi berat untuk membalikkan skor 0-3 melawan Barcelona. Bayern setidaknya harus menang dengan selisih empat gol untuk lolos ke final Liga Champions.
Terus mendapatkan kritik, Guardiola akhirnya angkat suara. Saya di sini bukan untuk menjadi pelatih terbaik di dunia. Saya di sini untuk membuat banyak orang merasa bahagia dan membantu klub serta para pemain melakukan seperti yang pernah saya lakukan di Barcelona, ujarnya.
Saya selalu memberikan segalanya. Saya tak tahu apakah itu sudah cukup bagi orang lain. Bila bagi klub, presiden, para legenda klub dan fans itu tak cukup, maka saya sangat menyesal. Tapi saya tak akan mengubah hidup hanya karena menang atau tak menang, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















