Jelang Liverpool vs Bayern, Robben Akui Anfield Adalah Mimpi Buruk
Richard Andreas | 17 Februari 2019 13:00
Bola.net - - Veteran Bayern Munchen, Arjen Robben mengakui Anfield Sebagai stadion terburuk yang pernah dia datangi selama berkarier sebagai pesepak bola. Bayern akan melawat ke markas Liverpoool itu untuk mempertandingkan leg pertama 16 besar Liga Champions 2018/19, dan Robben percaya pertandingan itu tidak akan berjalan mudah.
Robben memang punya sejumlah kenangan buruk di Anfield saat dia masih membela Chelsea beberapa tahun silam. Pada musim 2004/05 dan 2006/07, Chelsea tersingkir di semifinal Liga Champions, dua-duanya karena Liverpool.
Alhasil, dia meminta skuat Bayern untuk tampil mencoba tampil sebaik mungkin di Anfield, Rabu (20/2) dini hari WIB nanti. Tekanan dari fans Liverpool yang memenuhi Anfield memang bisa membuat tim lawan kesulitan, tapi Robben percaya pemain Bayern mampu mengatasinya.
Dia juga mengenang kembali kekalahannya dari Liverpool beberapa tahun silam. Baca komentar Robben selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Stadion Terburuk
Menurut Robben, setiap pesepak bola pasti memiliki kenangan soal lawan terbaik dan terburuk yang mereka hadapi. Baginya, yang terburuk adalah Liverpool dan Anfield. Dia merasa Liverpool jadi lebih tangguh saat bermain di sana.
"Saya kira, jika anda bertanya soal stadion terburuk bagi saya, mungkin itu stadion Liverpool [Anfield]. Anda selalu memiliki lawan favorit anda, dan selalu ada yang paling buruk," jelas Robben di fourfourtwo.
Mengingat kembali dua kekalahan Chelsea di semifinal Eropa beberapa waktu lalu, Robben menambahkan: "Pada saat itu, Liverpool sungguh mampu jadi tim yang berjuang untuk piala ini [kompetisi], juga FA Cup, atau Piala Liga."
Dahaga Juara

Kini, Robben menilai ada aura yang sama pada skuat Liverpool era Jurgen Klopp. Mereka berhasil mencapai final Liga Champions musim lalu, dan kini mereka digerakkan oleh dahaga trofi yang begitu kuat.
"Mereka bisa benar-benar memberikan kemampuan terbaiknya dalam format satu atau dua laga. Itulah kualitas terbaik mereka: mereka bisa memberikan yang terbaik di momen mereka membutuhkannya."
"Sekarang saya pikir ada banyak perubahan, dan mereka berkembang dengan sangat baik. Pelatih telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," lanjut dia.
"Tahun lalu mereka berada di final Liga Champions dan saat ini mereka ada di papan atas [Premier League]. Sudah sangat lama sejak terakhir kali mereka menjuarai liga, dan itulah satu hal yang mereka impikan."
Berita Video
Berita video Time Out yang membahas tentang para pemain yang harus pergi meninggalkan Real Madrid demi menyelamatkan kariernya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
Unai Emery Diidamkan Manchester United dan Real Madrid
Liga Inggris 21 April 2026, 05:45
-
Respon Berkelas Alvaro Arbeloa Soal Isu Jose Mourinho Balik ke Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 05:09
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













