Jinakkan Tanah Inggris, Tantangan Giallorossi
Editor Bolanet | 29 September 2014 13:33
- Rekor tandang yang buruk melawan wakil Inggris menjadi latar belakang lawatan AS Roma ke markas Manchester City di matchday 2 Grup E Liga Champions 2014/15, Rabu (01/10). Dari 14 kunjungan ke Inggris sebelum ini, Giallorossi hanya pernah sekali meraih kemenangan.
Dari 14 laga tandang ke Inggris di kompetisi Eropa, Roma imbang empat kali dan menelan sembilan kekalahan. Salah satu kekalahan terburuk Roma adalah 1-7 melawan tuan rumah Manchester United besutan Sir Alex Ferguson pada leg kedua perempat final Liga Champions 2006/07 silam.
Pada leg pertama di Italia, Roma kalah 1-2. Waktu- itu, anak-anak asuh Luciano Spalletti tersingkir dengan agregat telak 3-8.
Satu-satunya kemenangan Roma di Inggris adalah ketika memukul Liverpool 1-0 melalui gol tunggal Gianni Guigou di putaran keempat UEFA Cup 2000/01. Namun, Roma kemudian kandas dengan agregat 1-2.
Jika menang lawan City, maka Roma bisa meneruskan start idealnya usai membantai CSKA Moscow 5-1 di Olimpico pada matchday pertama. Hanya saja, City, yang takluk 0-1 melawan Bayern Munich pada laga pertama, pasti takkan mau menuai malu dua kali secara beruntun.
Ini bakal menjadi tantangan berat bagi Francesco Totti dan kawan-kawan. [initial]
(bola/gia)
Dari 14 laga tandang ke Inggris di kompetisi Eropa, Roma imbang empat kali dan menelan sembilan kekalahan. Salah satu kekalahan terburuk Roma adalah 1-7 melawan tuan rumah Manchester United besutan Sir Alex Ferguson pada leg kedua perempat final Liga Champions 2006/07 silam.
Pada leg pertama di Italia, Roma kalah 1-2. Waktu- itu, anak-anak asuh Luciano Spalletti tersingkir dengan agregat telak 3-8.
Satu-satunya kemenangan Roma di Inggris adalah ketika memukul Liverpool 1-0 melalui gol tunggal Gianni Guigou di putaran keempat UEFA Cup 2000/01. Namun, Roma kemudian kandas dengan agregat 1-2.
Jika menang lawan City, maka Roma bisa meneruskan start idealnya usai membantai CSKA Moscow 5-1 di Olimpico pada matchday pertama. Hanya saja, City, yang takluk 0-1 melawan Bayern Munich pada laga pertama, pasti takkan mau menuai malu dua kali secara beruntun.
Ini bakal menjadi tantangan berat bagi Francesco Totti dan kawan-kawan. [initial]
Stat Attack:
Peluru Kendali Destro Terjauh Musim Ini
Trio Gelandang Roma Buat Verona Sengsara
Memori Enam Gol Bayern Hantui CSKA
Baru Satu Klub Bisa Taklukkan Bayern di Rusia
Callejon, Penggerak Mesin Gol Napoli
Krisis Gol Higuain
Tak Salah Inter Datangkan Osvaldo
Inter Milan, Korban Separuh Gol Ekdal
Hidupnya Insting Assist Honda
Derby della Lanterna Istimewa Sampdoria
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














