Joan Laporta Murka Usai Barcelona Tersingkir, Sebut Keputusan Wasit Memalukan
Aga Deta | 16 April 2026 00:01
Bola.net - Joan Laporta meluapkan kemarahannya setelah Barcelona tersingkir dari Liga Champions usai kalah agregat dari Atletico Madrid. Ia menyoroti keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya sepanjang dua leg.
Barcelona memang menang 2-1 pada leg kedua di Metropolitano, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Namun, hasil itu tidak cukup karena Atletico Madrid tetap unggul agregat 3-2.
Penampilan agresif sempat diperlihatkan Blaugrana dalam laga tersebut. Gol dari Lamine Yamal dan Ferran Torres sempat memberi harapan sebelum akhirnya pupus.
Sebelumnya, Raphinha juga telah mengkritik keputusan wasit dan menilai timnya dirugikan. Kini, Laporta ikut angkat bicara dengan nada yang lebih keras.
Laporta Soroti Kepemimpinan Wasit dan VAR

Laporta menilai kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut sangat buruk. Ia juga menyoroti peran VAR yang dianggap memperparah situasi.
Menurutnya, sejumlah keputusan penting tidak berpihak kepada Barcelona. Hal ini dinilai berdampak besar terhadap hasil akhir pertandingan.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada lawan kami, tetapi kepemimpinan wasit kemarin, baik oleh wasit utama maupun VAR, adalah sebuah hal yang memalukan,” ujar Joan Laporta.
“Apa yang mereka lakukan kepada kami tidak bisa diterima. Pada leg pertama, mereka sudah tidak memberikan penalti yang jelas kepada kami dan mengusir salah satu pemain kami ketika seharusnya hanya kartu kuning karena Giuliano tidak menguasai bola,” kata Joan Laporta.
Keputusan Kontroversial Dinilai Rugikan Barcelona

Laporta menegaskan bahwa sejumlah keputusan krusial merugikan Barcelona. Ia menilai banyak momen penting yang seharusnya diputuskan berbeda.
Ia juga menyoroti beberapa insiden spesifik yang dianggap tidak adil. Semua itu menurutnya menjadi faktor utama kegagalan tim melaju ke semifinal.
“Keputusan wasit sangat merugikan kami. Eric bukan pemain terakhir karena Kounde masih bisa menjangkau bola. Wasit sudah menunjukkan kartu kuning yang benar, tetapi VAR membuatnya mengubah keputusan,” ucap Joan Laporta.
“Gol Ferran seharusnya sah. Penalti terhadap Olmo adalah penalti. Pelanggaran terhadap Fermin tidak bisa diterima. Wajah Fermin sampai terluka, tetapi bahkan tidak ada kartu yang diberikan,” tutur Joan Laporta.
Laporta Siapkan Keluhan Baru ke UEFA

Laporta menyatakan Barcelona tidak akan tinggal diam atas situasi ini. Ia mengungkapkan rencana klub untuk kembali mengajukan keluhan kepada UEFA.
Sebelumnya, keluhan Barcelona terkait leg pertama sempat ditolak. Hal tersebut semakin memperbesar kekecewaan pihak klub.
“Tidak bisa diterima ketika kami mengajukan keluhan, lalu jawabannya justru menyatakan itu tidak dapat diterima. Barcelona hanya meminta penjelasan mengapa keluhan itu tidak dianggap layak,” ungkap Joan Laporta.
“Yuste mengatakan kepada saya bahwa mereka akan mengajukan keluhan lagi. Ini memalukan, tidak bisa diterima. Mengatakan bahwa wasit menguntungkan Barcelona itu tidak tahu malu. Cukup lihat saja pertandingan ini, ini benar-benar memalukan,” imbuh Joan Laporta.
Sumber: Barca Blaugranes
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









