Jose Mourinho Yakin Benfica Bisa Kalahkan Real Madrid Tanpa Keajaiban

Aga Deta | 16 Februari 2026 23:44
Jose Mourinho Yakin Benfica Bisa Kalahkan Real Madrid Tanpa Keajaiban
Pelatih Benfica, Jose Mourinho memberikan instruksi di pinggir lapangan saat melawan Napoli di Liga Champions, 11 Desember 2025. (c) AP Photo/Armando Franca

Bola.net - Jose Mourinho yakin Benfica tidak membutuhkan keajaiban untuk menyingkirkan Real Madrid di babak playoff Liga Champions. Pertandingan leg pertama akan digelar Rabu (18/2/2026) dini hari WIB.

Benfica lolos dramatis dari fase grup berkat gol kepala kiper Anatoliy Trubin yang membawa timnya menang 4-2 atas Real Madrid. Hasil itu membuat mereka melaju berdasarkan selisih gol, meski disebut sebagai keajaiban terakhir musim lalu.

Advertisement

Mourinho menegaskan timnya cukup tampil maksimal dan mendekati sempurna untuk menghadapi raksasa Spanyol itu. Mantan pelatih Real Madrid ini percaya bahwa perbandingan hanya bisa dilihat dari ukuran dan sejarah kedua klub, bukan peluang menang.

Selain itu, Benfica mendapat kabar baik menjelang laga. Mourinho memastikan Amar Dedic dan Fredrik Aursnes siap untuk dimainkan, meski sesi latihan terakhir masih bisa memunculkan perubahan.

1 dari 5 halaman

Mourinho Sebut Benfica Tidak Membutuhkan Keajaiban

Mourinho Sebut Benfica Tidak Membutuhkan Keajaiban

Selebrasi pelatih Benfica, Jose Mourinho usai laga melawan Real Madrid di Liga Champions, 29 Januari 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Mourinho menegaskan bahwa Benfica hanya perlu tampil maksimal untuk menyingkirkan Real Madrid. Mantan pelatih Madrid ini yakin timnya mampu menang jika fokus dan bermain sempurna.

Menurutnya, Real Madrid adalah lawan yang hebat dengan sejarah, ambisi, dan pengalaman luar biasa. Namun, sepak bola memiliki kekuatannya sendiri, dan Benfica tetap memiliki peluang untuk mengalahkan raksasa Spanyol.

"Saya tidak berpikir Benfica membutuhkan keajaiban untuk menyingkirkan Real Madrid. Kita perlu berada pada performa terbaik, hampir sempurna," ujar Jose Mourinho.

"Tentu saja, Real Madrid adalah Real Madrid: sejarah, pengalaman, ambisi… tidak ada gunanya membandingkan. Satu-satunya hal yang bisa dibandingkan adalah bahwa Real Madrid besar dan Benfica besar. Selain itu, tidak ada yang sebanding. Tapi sepak bola punya kekuatan ini, dan kita bisa menang," tambah Mourinho.

2 dari 5 halaman

Pemain Kunci Amar Dedic dan Fredrik Aursnes Siap Tampil

Pemain Kunci Amar Dedic dan Fredrik Aursnes Siap Tampil

Pelatih Benfica, Jose Mourinho merayakan kemenangan timnya 4-2 atas Real Madrid di Liga Champions. (c) AP Photo/Armando Franca

Benfica mendapatkan dorongan jelang laga karena Amar Dedic dan Fredrik Aursnes sudah fit. Dedic absen di empat laga terakhir, sementara Aursnes melewatkan kemenangan terakhir atas Santa Clara.

Mourinho memastikan keduanya bisa menjadi bagian dari rencananya, baik sebagai starter atau cadangan. Keputusan akhir akan ditentukan setelah sesi latihan terakhir sebelum pertandingan.

"Saya bisa memastikan keduanya tersedia. Masih ada sesi latihan besok pagi, jadi sesuatu yang tidak terduga bisa terjadi, tapi berdasarkan apa yang saya lihat kemarin dan hari ini, mereka fit," ucap Jose Mourinho.

"Starter? Itu rencana saya: mereka atau bermain dari awal, atau bahkan tidak ada di bangku cadangan," lanjut Mourinho.

3 dari 5 halaman

Hubungan Mourinho dengan Real Madrid

Hubungan Mourinho dengan Real Madrid

Selebrasi pelatih Benfica, Jose Mourinho usai laga melawan Real Madrid, 29 Januari 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Jose Mourinho memiliki sejarah panjang dengan Real Madrid, klub yang pernah ia latih selama tiga tahun. Selama itu, ia memenangkan satu gelar La Liga dan satu Copa del Rey.

Mourinho tetap menyimpan hubungan baik dengan fans Madrid meski meninggalkan klub 12 tahun lalu. Ia menekankan bahwa rasa hormat dari kedua belah pihak tetap terjaga.

"Saya memberikan segalanya untuk Real Madrid. Saya melakukan hal baik dan buruk, tapi saya memberikan semuanya. Saat seorang profesional meninggalkan klub dengan perasaan seperti itu, ada ikatan yang bertahan selamanya," ungkap Mourinho.

"Saya pergi 12 tahun lalu, dan saya selalu merasakan dari fans Madrid sama seperti yang saya rasakan untuk mereka. Mereka tahu saya memberikan segalanya, melakukan kesalahan, tapi mereka tetap menghormati saya," tambahnya.

4 dari 5 halaman

Rencana Mourinho di Benfica

Mourinho menegaskan fokusnya tetap pada Benfica dan kontrak khususnya selama satu tahun ke depan. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap pelatih Real Madrid saat ini, Alvaro Arbeloa.

Kontrak spesial Mourinho di Benfica memiliki klausul sederhana untuk pengakhiran oleh salah satu pihak. Ia ingin pertandingan melawan Madrid menjadi momen besar tanpa mengganggu hubungan profesional dengan mantan klubnya.

"Saya punya satu tahun lagi di kontrak dengan Benfica. Ini kontrak spesial, ditandatangani saat periode pemilu, dengan klausul sederhana untuk salah satu pihak mengakhiri," ujar Mourinho.

"Tidak ada masalah dengan Real Madrid. Saya ingin mengalahkan Real Madrid, tapi saya juga ingin melihat Alvaro (Arbeloa) memenangkan liga dan bertahan lama di klub. Dia pelatih yang sangat kompeten, dengan banyak semangat Madrid dan pribadi yang bisa memimpin Real Madrid, yang tidak semua orang bisa," tutup Mourinho.

Sumber: Flashscore

5 dari 5 halaman

Klasemen Liga Champions 2025/2026

LATEST UPDATE