Kai Havertz Adalah Reinkarnasi Dimitar Berbatov: Malas, Lambat, Tapi Menentukan
Asad Arifin | 6 Mei 2021 09:00
Bola.net - Kai Havertz baru saja membawa Chelsea ke final Liga Champions 2020/2021. Pandit sepak bola Inggris, Rio Ferdinand, terikat pada sosok Dimitar Berbatov ketika melihat aksi Kai Havertz di lapangan.
Kai Havertz sempat kesulitan pada awal musim 2020/2021 ini. Dibeli dengan harga sangat mahal dari Bayer Leverkusen, pemain 21 tahun itu bahkan sempat kehilangan tempat di starting XI Chelsea.
Namun, performa apik Kai Havertz mulai nampak pada paruh kedua musim 2020/2021. Di bawah arahan Thomas Tuchel, Havertz punya peran yang penting. Kini, dia mulai jadi pemain penting di skuad Chelsea.
Malas, Seperti Berbatov
Di atas lapangan, gerak tubuh Kai Havertz memang nampak meragukan. Dia tidak terlihat lincah atau antusias. Havertz punya ekspresi wajah yang datar. Rio Ferdinand pun teringat pada sosok Dimitar Berbatov saat melihat Havertz.
"Dia [Havertz] mengingatkan saya pada Berbatov, pemain yang pernah bermain dengan saya di Manchester United. Dia terkadang memiliki ekspresi malas dan sikap yang ogah-ogahan," kata Ferdinand pada Metro.
Berbatov punya catatan bagus di Inggris. Dia pernah bermain di United dan Tottenham. Sama seperti Kai Havertz, Berbatov bermain di Bayer Leverkusen sebelum pindah ke Premier League.
"Havertz adalah pemain yang amat lembut. Permainan tidak berjalan cepat di sekitarnya. Permainan memperlambat langkahnya, dia menyelesaikan banyak hal. Saya pikir dia akan tumbuh menjadi pemain yang sangat penting untuk Chelsea," kata Havertz.
Hanya Butuh Waktu
Bukan hanya Ferdinand, Michael Owen juga memberi pujian pada aksi Havertz. Menurut Owen, Havertz hanya butuh waktu untuk menunjukkan kualitasnya. Sebab, dia butuh adaptasi karena Premier League sama sekali berbeda dengan Bundesliga.
"Saya menyukai Havertz. Beberapa orang langsung bekerja keras ketika mereka datang ke Premier League. Dia membutuhkan sedikit waktu tetapi dia adalah aset yang hebat," kata Owen.
"Tidak banyak pemain yang bisa melakukan apa yang dia lakukan. Dia akan menjadi sangat bagus untuk Chelsea, saya hanya berpikir dia butuh waktu lebih lama," tegas mantan pemain Liverpool.
Sumber: Metro
Baca Ini Juga:
- Chelsea Bisa Saja Menang 4-0 atau 5-0, Ya Kan Tuchel?
- Chelsea Menang, Kai Havertz Makin Jadi!
- Manchester City vs Chelsea, Ini Sejarah Pertemuan Tim Senegara di Final Liga Champions
- Rapor Pemain Madrid Saat Dipermalukan Chelsea: Ramos dan Hazard Bapuk!
- Cerita Timo Werner: Berjam-jam Saya Tunggu Bolanya Turun, Gol yang Mudah!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













