Karena Kaka, Gattuso Sangat Benci Pemain Ini
Dimas Ardi Prasetya | 8 Maret 2017 17:15
Bola.net - - Mantan gelandang pengangkut air AC Milan, Gennaro Gattuso, mengaku dirinya tak akan pernah memaafkan Christian Poulsen karena pernah menyakiti .
Kaka membela Milan dari tahun 2003 hingga 2009. Ia sempat kembali berseragam Rossoneri pada tahun 2013-14. Di sana ia mempersembahkan segudang trofi, di antaranya satu gelar Serie A dan satu gelar Liga Champions.
Kaka dikenal sebagai pemain yang tak neko-neko. Ia adalah seorang anak baik-baik dan taat pada agamanya. Oleh karena itulah, ketika pemain asal Brasil itu mendapat perlakuan kasar dari Poulsen, Gattuson pun marah luar biasa.
Seseorang yang membuat saya marah? Saya marah dengan (Christian) Poulsen karena menganiaya Kaka adalah suatu kejahatan yang tidak perlu. Saya tidak akan pernah memaafkannya, tegas Gattuso pada Sky Sport Italia.
Ia melukai Kaka dengan beberapa pelanggaran yang tidak perlu. Kaka bahkan tak bisa melukai seekor semut sekalipun. Ia berjalan ke dalam permainan yang salah dan saya tidak pernah menyukai itu, ketus Gattuso.
Insiden antara Poulsen dan Kaka sepertinya terjadi di pertandingan Liga Champions musim 2005-06. Saat itu Milan bertemu dengan Schalke dalam dua leg. Pelatih Rossoneri saat itu Carlo Ancelotti bahkan sampai menuduh Poulsen pengecut karena sengaja menendang Kaka.
Bahkan di akhir leg kedua, Gattuso berlari menghampiri Poulsen begitu wasit meniup peluit akhir pertandingan. Poulsen sendiri hanya bisa membalas tantangan Gattuso dengan memberikan acungan jempol sarkastik.
Baca Juga:
- Ini Kata Gattuso Soal Duel Ibrahimovic vs Onyewu
- Usai Dikalahkan Liverpool, Gattuso Akui Nyaris Tinggalkan Milan
- 17 Tahun, 50 Laga, Donnarumma Ukir Sejarah di Milan
- Keberanian Lapadula Jelmaan Dari Gattuso
- Gattuso: Belotti Seperti Shevchenko
- Dybala: Gattuso Mengajari Saya Jadi Pemain Kuat
- Gattuso: Milan Belum Cukup Kuat Untuk Scudetto
- Memori 13 Tahun Silam, Gol Perdana Kaka Untuk Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









