Kartu Merah Jose Mourinho di Laga Benfica vs Real Madrid: Usai jadi Hero, Kini Harus Absen di Bernabeu
Ari Prayoga | 18 Februari 2026 10:24
Bola.net - Jose Mourinho kembali menjadi sorotan di panggung Eropa usai diusir wasit pada menit-menit akhir laga panas Benfica vs Real Madrid dalam leg pertama playoff knock out Liga Champions, setelah meluapkan kemarahannya di tepi lapangan.
Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Real Madrid. Namun, drama di pinggir lapangan dan insiden yang menyertainya justru lebih menyita perhatian dibanding hasil akhir.
Ketegangan memuncak saat Benfica mendapatkan tendangan bebas di area berbahaya, tepat di luar kotak penalti, ketika mereka berusaha memburu gol penyeimbang pada menit-menit akhir.
Kamera televisi menyorot Mourinho yang tampak sangat emosional di area teknis. Tak lama kemudian, wasit menghampirinya dan mengeluarkan kartu kuning. Namun, situasi tidak mereda. Mourinho terus melontarkan protes keras hingga akhirnya diganjar kartu merah hanya beberapa detik setelah peringatan pertama.
Tingkah Mourinho

Dari tayangan ulang, terlihat Mourinho meminta agar bintang Real Madrid, Vinicius Junior, menerima kartu kuning kedua atas pelanggaran yang terjadi dalam proses tendangan bebas tersebut.
Usai diusir, Mourinho terlihat duduk di tribun tepat di belakang bangku cadangan tim tuan rumah. Situasi itu pun memunculkan perdebatan baru.
Mantan wasit final Liga Champions, Mark Clattenburg, menyoroti posisi Mourinho yang dinilai masih terlalu dekat dengan area teknis. Menurutnya, delegasi UEFA bisa saja mengambil tindakan lanjutan karena Mourinho dianggap belum sepenuhnya meninggalkan area yang semestinya tidak lagi ia tempati setelah kartu merah.
Absen di Bernabeu

Akibat kartu merah tersebut, Mourinho dipastikan tidak bisa mendampingi timnya dari bangku cadangan pada leg kedua di Santiago Bernabéu.
Ia mengakui absennya di laga tandang nanti akan menjadi tantangan tersendiri.
“Saya tidak bisa masuk ke ruang ganti dan tidak bisa berkomunikasi langsung dengan tim. Itu akan sangat sulit. Tapi staf saya ada di sana dan mereka akan menjalankan tugasnya,” ujar Mourinho.
Kehilangan figur sentral seperti Mourinho jelas menjadi kerugian tersendiri bagi Benfica yang harus mengejar defisit agregat di kandang Real Madrid.
Gol Indah Vinicius dan Insiden Rasisme

Laga sebenarnya ditentukan oleh gol tunggal Vinicius Junior. Winger asal Brasil itu mencetak gol spektakuler yang memastikan kemenangan Los Blancos.
Namun, perayaan gol tersebut diwarnai ketegangan. Vinicius sempat terlibat adu argumen dengan pemain muda Benfica, Gianluca Prestianni. Tak lama berselang, pertandingan dihentikan setelah sang pemain mendekati wasit dengan ekspresi marah.
Protokol UEFA terkait dugaan pelecehan rasial pun diberlakukan. Pertandingan sempat terhenti sekitar 10 menit untuk meredakan situasi dan memastikan kondisi tetap kondusif. Setelah berbicara dengan kedua pelatih dan rekan setimnya, Vinicius kembali ke lapangan.
Saat laga dilanjutkan, ia disambut sorakan keras dari suporter tuan rumah. Atmosfer stadion semakin panas menjelang akhir pertandingan.
Lemparan Benda dari Tribune

Ketegangan belum berhenti. Pada masa injury time, Vinicius Junior dan Trent Alexander-Arnold menjadi sasaran lemparan benda dari arah tribune saat bersiap mengambil tendangan sudut. Tayangan ulang memperlihatkan sebuah gelas minuman mengenai bahu Vinicius.
Insiden tersebut semakin memperkeruh suasana dalam laga yang sejatinya menyuguhkan kualitas tinggi di atas lapangan. UEFA diperkirakan akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap berbagai kejadian yang terjadi, baik terkait dugaan pelecehan rasial maupun perilaku suporter.
Dengan kemenangan 1-0 di tangan, Real Madrid memiliki modal penting jelang leg kedua. Namun, bayang-bayang kontroversi dan absennya Mourinho dipastikan akan menambah bumbu panas pada pertemuan berikutnya di Madrid.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Insiden Rasisme dalam Laga Benfica vs Madrid: Vinicius Junior Jadi Korban
Liga Champions 18 Februari 2026, 13:32
LATEST UPDATE
-
Arsenal Masih Hidup di 4 Kompetisi, Arteta: Bukan Arogan, Tapi Kami Sangat Siap!
Liga Inggris 18 Februari 2026, 14:07
-
Kurang 10 Hari Lagi: KapanLagi Buka Bareng Festival 2026 Siap Mewarnai Ramadan Kamu!
Lain Lain 18 Februari 2026, 13:39
-
Insiden Rasisme dalam Laga Benfica vs Madrid: Vinicius Junior Jadi Korban
Liga Champions 18 Februari 2026, 13:32
-
Allegri Sebut Inter Milan Favorit Scudetto, AC Milan Kibarkan Bendera Putih?
Liga Italia 18 Februari 2026, 12:31
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48



