Menang 0-1 di Kandang Benfica, Real Madrid Masih Jauh dari Kata Aman!

Menang 0-1 di Kandang Benfica, Real Madrid Masih Jauh dari Kata Aman!
Pemain Real Madrid Vinicius Junior merayakan gol bersama pelatih Alvaro Arbeloa pada laga play-off fase gugur Liga Champions antara Benfica vs Madrid, Selasa, 17 Februari 2026 (c) AP Photo/Pedro Rocha

Bola.net - Manajer interim Real Madrid, Alvaro Arbeloa menolak anggapan bahwa timnya sudah satu kaki untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Ia percaya bahwa Benfica bakal memberikan perlawanan yang sengit di leg kedua dan timnya harus siap akan itu.

Skuad Real Madrid baru saja meninggalkan Lisbon. Mereka baru saja berhadapan dengan Benfica di leg pertama babak playoff knockout Liga Champions musim 2025/2026.

Di laga ini, Real Madrid berhasil membawa pulang kemenangan dari Portugal. Gol spektakuler Vinicius Junior memastikan Los Blancos sudah satu kaki di babak 16 besar.

Meski begitu, Arbeloa menyebut bahwa timnya masih jauh dari kata aman untuk lolos ke babak 16 besar. Ia menilai Benfica bakal tampil ngotot di leg kedua nanti demi menjaga asa lolos ke babak 16 besar.

Simak penuturan lengkap Arbeloa di bawah ini.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Masih Jauh dari Kata Aman

Masih Jauh dari Kata Aman

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, berebut bola dengan pemain Benfica, Amar Dedic, dalam pertandingan fase awal Liga Champions antara SL Benfica melawan Real Madrid, Rabu (18/2/2026) (c) AP Photo/Pedro Rocha

Dalam konferensi persnya seusai laga, Arbeloa menekankan bahwa unggul 0-1 atas Benfica itu tidak ada artinya. Ia menyebut bahwa tim besutan Jose Mourinho itu bisa dengan sekejap mata membalikkan kedudukan jika timnya lengah.

"Kami tidak boleh membuat kesalahan dengan mengira tim yang dilatih Mourinho sudah tersingkir hanya karena kalah 0-1. Saya tidak tahu jika ada orang yang menganggap seperti itu, namun pastinya orang itu bukan saya," buka Arbeloa.

"Dia (Mourinho) sudah mulai mempersiapkan pertandingan berikutnya seketika ia masuk ke ruang ganti dan ini bukan hasil yang bisa membuat kami berleha-leha. Benfica bukan tim yang akan membiarkan kami tancap gas jika kami ingin mengalahkan mereka."

Berikan yang Terbaik

Berikan yang Terbaik

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan play-off Liga Champions kontra Benfica, Rabu (18/2/2026). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Lebih lanjut, Arbeloa juga menyebut bahwa timnya harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin demi mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions nanti.

Namun ia yakin jika timnya memberikan performa terbaik mereka ditambah dukungan puluhan ribu Madridista di Bernabeu, maka lolos ke babak 16 besar bukan hal yang mustahil.

"Bernabeu akan menunggu kedatangan Benfica, dan para fans kami akan berada bersama kami dan itu akan jadi faktor yang krusial," sambung Arbeloa.

"Jika kami ingin menyingkirkan Benfica, kami masih harus memainkan 90 menit pertandingan dengan sangat baik, seperti yang kami lakukan hari ini," pungkasnya.

Benfica Tanpa Mourinho

Benfica Tanpa Mourinho

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menerima kartu merah dari wasit Fran?ois Letexier dalam laga playoff Liga Champions melawan Real Madrid, Rabu (18/2). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Di leg kedua nanti, Benfica dipastikan tidak bisa didampingi oleh manajer mereka, Jose Mourinho.

Pelatih berjuluk The Special One itu mendapatkan kartu merah di penghujung laga sehingga ia bakal absen di leg kedua nanti.