'Kekalahan Malaga Adalah Bentuk Rasisme'
Editor Bolanet | 10 April 2013 13:55
- Pemilik klub , Sheikh Abdullah Bin Nasser Al-Thani mengklaim bahwa rasisme menjadi faktor utama, di balik kekalahan timnya atas Borussia Dortmund.
Kedua tim baru saja bertarung pada leg kedua perempat final Liga Champions di Signal Iduna Park, dini hari tadi. Kendati sempat memimpin hingga menjelang laga berakhir, namun dua gol injury time tuan rumah membuyarkan mimpi Los Boquerones.
Seusai pertandingan, pelatih Manuel Pellegrini mengecam wasit Craig Thomson, yang mengesahkan gol penentu kemenangan Dortmund oleh dicetak Felipe Santana. Dan protes juga dilayangkan sang pemilik klub melalui akun Twitter pribadinya.
Terima kasih kepada seluruh anggota tim, kalian telah menjadi juara di lapangan. Saya meminta maaf karena muncul dengan cara ini, ketidakadilan dan rasisme, tulis owner asal Qatar tersebut.
Saya berharap untuk membuka penyelidikan menyeluruh oleh UEFA, terkait klub-klub Spanyol, yang mana tidak berpengaruh dengan semangat olahraga. Ini bukanlah sepakbola, namun rasisme dan itu sudah jelas.
Atas komentarnya tersebut, sang pemilik klub harus bersiap menanti pihak UEFA, yang akan meminta penjelasan terkait tindakan kontroversialnya. (twit/atg)
Kedua tim baru saja bertarung pada leg kedua perempat final Liga Champions di Signal Iduna Park, dini hari tadi. Kendati sempat memimpin hingga menjelang laga berakhir, namun dua gol injury time tuan rumah membuyarkan mimpi Los Boquerones.
Seusai pertandingan, pelatih Manuel Pellegrini mengecam wasit Craig Thomson, yang mengesahkan gol penentu kemenangan Dortmund oleh dicetak Felipe Santana. Dan protes juga dilayangkan sang pemilik klub melalui akun Twitter pribadinya.
Terima kasih kepada seluruh anggota tim, kalian telah menjadi juara di lapangan. Saya meminta maaf karena muncul dengan cara ini, ketidakadilan dan rasisme, tulis owner asal Qatar tersebut.
Saya berharap untuk membuka penyelidikan menyeluruh oleh UEFA, terkait klub-klub Spanyol, yang mana tidak berpengaruh dengan semangat olahraga. Ini bukanlah sepakbola, namun rasisme dan itu sudah jelas.
Atas komentarnya tersebut, sang pemilik klub harus bersiap menanti pihak UEFA, yang akan meminta penjelasan terkait tindakan kontroversialnya. (twit/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











