Ketika Arsenal Menunjukkan Mental Kuatnya
Gia Yuda Pradana | 12 Maret 2026 15:05
Bola.net - Arsenal menunjukkan mental kuat saat menahan Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Pertandingan di BayArena berakhir 1-1 setelah Arsenal mencetak gol penyeimbang pada menit akhir.
Arsenal sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Robert Andrich di awal babak kedua. Namun tim tamu tetap menjaga intensitas permainan hingga mendapatkan penalti yang diselesaikan Kai Havertz.
Hasil ini membuat Arsenal pulang dari Jerman dengan posisi yang cukup menguntungkan menjelang leg kedua. Tim asuhan Mikel Arteta kini memiliki peluang besar untuk menuntaskan pekerjaan di kandang sendiri.
Arsenal Tertinggal oleh Gol Andrich

Arsenal memulai pertandingan dengan ritme tinggi dan sempat mendekati gol pembuka lewat peluang Gabriel Martinelli. Sepakan kerasnya mengenai mistar gawang setelah menerima umpan Viktor Gyokeres.
Namun, Leverkusen bertahan disiplin sepanjang babak pertama sehingga peluang Arsenal sulit berkembang. Laga kemudian berubah pada awal babak kedua saat Robert Andrich menyundul bola dari situasi sepak pojok Alex Grimaldo.
Gol tersebut membuat tuan rumah semakin percaya diri dan menekan pertahanan tim tamu. Arsenal juga sempat kesulitan mengembangkan serangan karena lini tengah Leverkusen tampil solid.
Peran Penting Pergantian Pemain Arteta

Mikel Arteta merespons situasi dengan memasukkan Noni Madueke dan Kai Havertz dari bangku cadangan. Kedua pemain ini memberikan perubahan besar pada intensitas serangan Arsenal.
Madueke beberapa kali menusuk ke area kotak penalti dan memaksa lini belakang Leverkusen bekerja keras. Tekanan tersebut akhirnya menghasilkan momen penting menjelang akhir pertandingan.
Tusukan Madueke dihentikan tekel Malik Tillman di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih. Keputusan ini membuka kesempatan bagi Arsenal untuk menyamakan kedudukan.
Penalti Havertz Selamatkan Arsenal

Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang pada menit ke-89. Tendangan penaltinya mengarah ke sudut gawang dan tidak mampu dijangkau Janis Blaswich.
Perayaan Havertz berlangsung sederhana karena ia pernah menghabiskan satu dekade masa muda bersama Leverkusen. Akan tetapi, gol tersebut menjadi penyelamat penting bagi Arsenal dalam duel dua leg ini.
Hasil imbang membuat rekor kemenangan sempurna Arsenal di Liga Champions musim ini terhenti. Namun, hasil tersebut tetap bernilai besar karena mereka membawa modal positif menuju leg kedua pekan depan.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:33
-
AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:26
-
Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:22
-
Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
Liga Inggris 27 Juli 2026, 17:39
-
Juventus Inginkan Penyerang Parma, Skema Transfer Jadi Kendala
Liga Italia 27 Juli 2026, 17:23
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Real Madrid, Gonzalo Garcia Bakal Mengadu Nasib ke Inggris?
Liga Spanyol 27 Juli 2026, 19:00
-
Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:33
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
Liga Inggris 27 Juli 2026, 18:30
-
AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:26
-
Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:22
-
Juventus Intip Peluang Daratkan Pemain Manchester United Ini
Liga Italia 27 Juli 2026, 17:48













