Ketika Jose Mourinho Kritik Buruknya Pertahanan MU
Asad Arifin | 20 April 2019 22:51
Bola.net - - Ketika masih menjadi manajer Manchester United, Jose Mourinho, biasa menjadi sasaran kritik. Namun, kini giliran pria asal Portugal tersebut yang memberikan kritik saat Manchester United meraih hasil yang buruk.
Manchester United menujukkan performa yang tidak bagus pada perempat final Liga Champions 2018/19 melawan Barcelona. Kalah 0-1 pada leg pertama di Old Trafford, Setan Merah juga tidak mampu berbuat banyak pada leg kedua.
Paul Pogba dan kawan-kawan kalah dengan skor telak 3-0 atas Barcelona di Camp Nou. Manchester United tersingkir dari Liga Champions, dengan kekalahan agregat 4-0. Tentu saja ini bukan hasl yang bagus bagi pasukan Ole Gunnar Solksjaer.
Seperti apa kritik yang diberikan oleh Jose Mourinho pada Manchester United? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Pertahanan Buruk
Jose Mourinho menilai ada satu titik lemah Manchester United saat melawan Barcelona yakni di lini pertahanan. Pria berusia 56 tahun tersebut menilai Phil Jones dan kawan-kawan bermain buruk dan membuat banyak kesalahan di lini belakang.
"Ada banyak kesalahan, banyak gol dengan pertahanan buruk dengan tendangan kaki bagian dalam," buka Jose Mourinho dikutip dari Rusian Today.
"Ada bisa melihat gol [Philippe] Coutinho, bahkan juga gol Messi. Saya pikir pendekatan Manchester United berbeda. Saya pikir, mereka coba untuk menguasai lini tengah di leg pertama karena posisi Messi mudah ditebak. Tapi, mereka tidak membuat sangkar," kata Mourinho.
Berdasar rekam jejaknya saat menjadi pelatih, Jose Mourinho dikenal dengan keahlian meracik taktik bertahan. Bahkan, mantan manajer Chelsea ini sangat identik dengan istilah 'Parkir Bus', istilah untuk taktik bertahan total.
Dukung Ajax dan Spurs Juara
Sementara itu, Jose Mourinho senang dengan sukses Ajax Amsterdam dan Tottenham Hotspur lolos ke semifinal Liga Champions. Bahkan, Mourinho cukup yakin jika kedua tim punya kans besar untuk menjadi juara Liga Champions musim 2018/19 ini.
"Saya sangat senang dengan kedua tim. Saya selalu berkata bahwa ketika Anda berada di perempat final, Anda berada di sana karena sebuah alasan. Saya tidak akan kaget jika mereka akan jadi ke final dan juara," paparnya.
Ajax atau Tottenham akan jadi finalis Liga Champions musim 2018/19. Sebab, kedua tim akan saling berjumpa pada babak semifinal. Sementara, laga semifinal lainnya akan mempertemukan antara Barcelona dan Liverpool.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25












