Kevin De Bruyne Bungkam Kritik dengan 7 Sentuhan Ajaib di Liga Champions
Richard Andreas | 3 Oktober 2025 06:49
Bola.net - Kevin De Bruyne kembali membuktikan mengapa namanya masih pantas disejajarkan dengan gelandang terbaik dunia. Dalam pertandingan Napoli kontra Sporting di Liga Champions, De Bruyne menciptakan momen magis yang membuat publik sepak bola terpesona.
Ia hanya memerlukan tujuh sentuhan untuk membawa bola sejauh 70 yard (sekitar 64 meter), melewati lima pemain lawan, dan menghasilkan assist yang dianggap paling indah musim ini.
Aksi ini terjadi di tengah sorotan tajam terhadap penampilannya di Napoli. Sejak bergabung dari Manchester City, De Bruyne sempat dianggap belum tampil maksimal dan bahkan disebut menjadi "masalah" oleh mantan pejabat klub. Namun, momen spektakuler ini seakan menjadi jawaban telak atas segala kritik.
Assist brilian tersebut menjadi awal dari kemenangan Napoli atas Sporting CP dengan skor 2-1. Rasmus Hojlund menjadi eksekutor akhir yang mencetak gol, tapi semua sorotan tertuju kepada De Bruyne yang memainkan peran utama dalam prosesnya.
Kini, aksi tersebut bukan hanya menjadi bahan pembicaraan karena keindahannya, tetapi juga menegaskan bahwa De Bruyne masih memiliki sentuhan magis yang membuatnya istimewa, meski sudah berusia 34 tahun.
7 Sentuhan Magis: Dari Area Sendiri Menuju Mahakarya di Depan Gawang

Aksi brilian itu terjadi pada menit ke-36 di laga Napoli melawan Sporting. Berawal dari situasi bertahan di area sendiri, De Bruyne menerima bola dan dengan tenang melewati tekanan lawan.
Tiga sentuhan pertamanya dilakukan tepat di luar kotak penalti Napoli. Ia melewati Joao Simoes dan Morten Hjulmand, lalu mengalirkan bola ke Andre-Frank Zambo Anguissa sambil terus berlari ke depan.
Saat menerima umpan balik dari Anguissa, ruang mulai menyempit dengan Eduardo Quaresma mendekat. Namun, sentuhan keempat De Bruyne membuat bek Sporting itu kehilangan arah. Ia lalu mempercepat langkah, membawa bola memasuki sepertiga akhir lapangan.
Sentuhan kelima dan keenam menjadi pembuka untuk momen puncak. Pada sentuhan ketujuh, De Bruyne mengirimkan umpan terobosan sempurna yang membelah dua pemain Sporting, Goncalo Inacio dan Geny Catamo. Bola meluncur seperti disayat pisau panas menembus roti, begitu mulus dan akurat menuju Hojlund.
Striker asal Denmark itu menuntaskan peluang dengan tembakan mendatar di antara kaki kiper Rui Silva. Gol itu memang tercatat atas nama Hojlund, tetapi semua yang menyaksikan tahu bahwa itu adalah mahakarya milik De Bruyne.
Jawaban Atas Kritik: De Bruyne Tunjukkan Masih Punya Sentuhan Emas
Penampilan tersebut menjadi pembuktian penting bagi De Bruyne setelah mendapat kritik keras di awal musim. Dalam laga Serie A sebelumnya melawan AC Milan, ia menunjukkan ketidakpuasan saat digantikan oleh pelatih Antonio Conte pada menit ke-72.
Conte sempat memberi komentar tajam, "Saya harap De Bruyne marah karena hasil pertandingan, bukan karena diganti. Kalau tidak, berarti dia salah paham dengan saya." Ucapan itu memicu perdebatan soal posisi dan peran De Bruyne di skuat Napoli.
Mantan manajer umum klub, Pierpaolo Marino, bahkan menilai kehadiran De Bruyne membuat Scott McTominay kehilangan peran vitalnya di lini tengah. "Apakah De Bruyne masih sama seperti dulu? Dia menginjak wilayah McTominay, dan itu masalah besar," ucap Marino.
Namun, aksi melawan Sporting membungkam semua kritik. Selain menciptakan assist ajaib, De Bruyne juga memberi umpan silang akurat untuk gol kedua Hojlund, menegaskan kontribusinya yang nyata di laga tersebut.
Statistik Mulai Membaik, De Bruyne Masih Jadi Pembeda

Meski sempat diragukan, catatan De Bruyne musim ini mulai membaik. Dalam tujuh penampilan bersama Napoli, ia telah menorehkan tiga gol dan dua assist, termasuk dua gol dari titik penalti. Lebih penting lagi, ia mulai menunjukkan pengaruh besar di laga-laga penting seperti di Liga Champions.
Bagi pemain berusia 34 tahun, mempertahankan level performa seperti ini bukan hal mudah. Tapi De Bruyne membuktikan bahwa visi, kontrol, dan kemampuan membaca permainan tetap menjadi senjatanya yang paling mematikan.
Momen magis itu pun langsung memantik perbandingan dengan assist legendaris lainnya di Liga Champions. Dari umpan Kaka kepada Hernan Crespo pada final 2005, hingga aksi solo Theo Walcott dan sentuhan lembut Sergio Busquets untuk Lionel Messi di El Clasico 2011.
Aksi De Bruyne mungkin tidak seikonik momen-momen itu, tapi keindahan, ketepatan, dan keefektifannya membuatnya layak disebut sebagai salah satu assist terbaik yang pernah terjadi di kompetisi ini.
Masih Ada Magis dalam Diri De Bruyne
Bagi banyak penggemar sepak bola, aksi melawan Sporting adalah bukti bahwa Kevin De Bruyne belum habis. Di usia yang tak lagi muda, ia masih mampu menggabungkan visi, teknik, dan ketenangan untuk menciptakan momen kelas dunia.
Tujuh sentuhan, tujuh detik, dan satu mahakarya, cukup untuk mengingatkan dunia bahwa De Bruyne tetaplah maestro sejati di lapangan hijau.
Apapun yang dikatakan para pengkritik, aksi ini menjadi bukti nyata bahwa sang playmaker masih punya sesuatu yang istimewa untuk diberikan, baik bagi Napoli maupun dunia sepak bola.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Napoli, Romelu Lukaku Resmi Gabung Fenerbahce
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 05:35
-
Saatnya Real Madrid Membuktikan Statusnya Sebagai Penguasa Liga Champions
Liga Champions 12 Agustus 2026, 10:38
-
Barcelona Tak Sisipkan Klausul Larangan untuk Ronald Araujo di Liverpool
Liga Champions 12 Agustus 2026, 09:42
-
UEFA Super Cup 2026: Unai Emery Siap Tantang PSG dan Luis Enrique
Liga Champions 11 Agustus 2026, 13:57
LATEST UPDATE
-
Carlos Baleba OTW MU, Hari Ini Langsung Tes Medis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 15:30
-
Prediksi Torino vs AC Milan 24 Agustus 2026
Liga Italia 22 Agustus 2026, 15:24
-
Arema FC Resmi Perkenalkan Mauro Zijlstra jadi Pemain Baru
Bola Indonesia 22 Agustus 2026, 15:20
-
Prediksi Susunan Pemain Hull City vs Manchester United: Mbeumo Jadi Andalan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 14:24
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Pilih Inter Milan, Fans Jadi Faktor Penentu
Liga Italia 22 Agustus 2026, 13:24
-
Lionel Messi Didenda MLS karena Menampar Pemain Philadelphia Union
Bola Dunia Lainnya 22 Agustus 2026, 12:24
-
Christos Tzolis Bisa Jadi Jawaban untuk Kelemahan Arsenal Musim Lalu
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 11:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 22 Agustus 2026, 11:37
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 11:33
-
Michele Di Gregorio Menuju Bournemouth, Juventus Siap Lepas Sang Kiper
Liga Italia 22 Agustus 2026, 11:04
-
5 Pelajaran dari Kemenangan Arsenal atas Coventry: Pesan Keras untuk Rival
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 10:24
-
Rapor Pemain Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard Bersinar
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



