Knockout Tandang Liga Champions, Noda Guardiola
Editor Bolanet | 7 Mei 2015 13:20
- Josep Guardiola adalah salah satu pelatih terbaik di dunia. Namun, pria Spanyol mantan arsitek yang kini menangani Bayern Munich itu punya noda dalam kariernya.
Guardiola memiliki rekor buruk dalam laga-laga tandang di fase knockout Liga Champions sebagai pelatih. Guardiola lebih sering kalah daripada menang. Ketika kembali ke Camp Nou untuk memimpin Bayern menghadapi Barcelona di semifinal musim 2014/15 leg pertama, Kamis (07/5), rekornya jadi semakin mencemaskan. Bayern racikan Guardiola dihajar tiga gol tanpa balas.
Dengan begitu, berarti Guardiola sudah kalah lima kali dalam 15 laga tandang fase knockout Liga Champions. Guardiola baru pernah menang tiga kali dan tujuh lainnya berkesudahan imbang.
Kekalahan terkini Guardiola terbilang unik, karena didapat saat melawan mantan klub binaannya. Kekalahan itu sendiri didapat 'gara-gara' performa hebat Lionel Messi (2 gol dan 1 assist), yang notabene merupakan pemain andalan Guardiola semasa di Barcelona.
Bayern pun berada di jurang eliminasi. Jika ingin lolos ke final, Guardiola harus bisa membawa pasukannya membalikkan defisit tiga gol ini saat ganti menjadi tuan rumah di leg kedua pekan depan. [initial]
(opta/gia)
Guardiola memiliki rekor buruk dalam laga-laga tandang di fase knockout Liga Champions sebagai pelatih. Guardiola lebih sering kalah daripada menang. Ketika kembali ke Camp Nou untuk memimpin Bayern menghadapi Barcelona di semifinal musim 2014/15 leg pertama, Kamis (07/5), rekornya jadi semakin mencemaskan. Bayern racikan Guardiola dihajar tiga gol tanpa balas.
Dengan begitu, berarti Guardiola sudah kalah lima kali dalam 15 laga tandang fase knockout Liga Champions. Guardiola baru pernah menang tiga kali dan tujuh lainnya berkesudahan imbang.
Kekalahan terkini Guardiola terbilang unik, karena didapat saat melawan mantan klub binaannya. Kekalahan itu sendiri didapat 'gara-gara' performa hebat Lionel Messi (2 gol dan 1 assist), yang notabene merupakan pemain andalan Guardiola semasa di Barcelona.
Bayern pun berada di jurang eliminasi. Jika ingin lolos ke final, Guardiola harus bisa membawa pasukannya membalikkan defisit tiga gol ini saat ganti menjadi tuan rumah di leg kedua pekan depan. [initial]
Stat Attack:
Brace 3 Menit Messi, Rekor Tercepat Semifinal
Brace Semifinal, Messi Susul Litmanen dan Ronaldo
Tiga Gol, Jaminan Barcelona ke Final
Barcelona Digdaya, 6 Laga, 23 Gol Tanpa Kebobolan
Liga Champions di Camp Nou, Neymar Ampuh
Dibantai Barca, Bayern Harus Tiru Deportivo La Coruna
Messi Beri Bayern Gol Perdana Dari Luar Kotak
Messi di Liga Champions, 69 Gol 'Murni'
Kemenangan Perdana Tevez Atas Ronaldo
Rekor Sempurna 2-1 Juventus di Eropa
Bobol Madrid, Morata Ikuti Jejak 3 Fernando
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















