Komentar Penuh Teka-teki dari Jose Mourinho Usai Gagal Bawa Fenerbahce ke Liga Champions
Asad Arifin | 14 Agustus 2024 08:11
Bola.net - Jose Mourinho berteka-teki usai Fenerbahce gagal lolos ke Liga Champions 2024/2025. Dia menyinggung apa yang terjadi di final Liga Euro musim 2022/2023, ketika masih melatih AS Roma.
Fenerbahce menjamu Lille pada leg kedua babak kualifikasi Liga Champions 2024/2025, Rabu (14/8/2024) dini hari WIB. Pada duel di Sukru Saracoglu Stadium, Fenerbahce unggul 1-0 pada menit 90+1 lewat gol bunuh diri Bafode Diakite.
Gol itu membuat agregat menjadi imbang 2-2. Sebagai informasi pada leg pertama di markas Lille, Fenerbahce kalah dengan skor 1-2. Nah, karena agregat imbang, laga harus dilanjutkan lewat babak extra time.
Pada menit 118, Lille mendapat gol dari eksekusi penalti Jonathan David. Skor menjadi 1-1 dan Lille unggul secara agregat. Fenerbahce pada akhirnya gagal lolos ke Liga Champions.
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Fenerbahce Tidak Akan Juara Liga Champions!

Bagi Mourinho, gagal lolos Liga Champions jadi catatan buruk. Dia menyebut kegagalan ini membuat Edin Dzeko dan kolega kehilangan kesempatan bertemu lawan-lawan yang kuat.
Pada aspek finansial, Mourinho juga menyebut Fenerbahce kehilangan potensi pendapatan yang besar.
"Kami kalah secara ekonomi karena Liga Champions jelas merupakan dorongan penting bagi klub dan kami kehilangan kesempatan untuk bermain melawan tim-tim terbesar di dunia," kata Mourinho.
"Tetapi kami tidak akan pernah memenangkan Liga Champions. Kami tidak akan pernah mencapai final Liga Champions. Tidak akan pernah," sambungnya.
Komentar Penuh Misteri Mourinho

Gagal ke Liga Champions bukan berarti mereka tidak akan bermain di pentas Eropa. Fenerbahce masih punya kans untuk meraih prestasi di Liga Europa. Namun, Mourinho membuat komentar yang penuh teka-teki soal ini.
"Kami akan ke Liga Europa dan di Liga Europa jika, jika. Saya tidak ingin mengatakan sisanya. Saya lebih suka tetap pada jika. Tetapi jika kami dapat melakukan Liga Europa yang hebat," kata Mourinho.
"Jika, jika, jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang kemungkinan, saya mengundang Anda untuk menonton Roma dan Sevilla di final Liga Eropa dan Anda akan mengerti jika," tegasnya.
Menerka Maksud Jose Mourinho

Final Liga Europa antara AS Roma dan Sevilla pada musim 2022/2023 memang meninggalkan catatan tersendiri bagi Jose Mourinho. Sebab, di balik kekalahan AS Roma pada babak adu penalti, ada rasa kesal yang besar di benak Mourinho.
Mourinho merasa banyak dirugikan dengan keputusan wasit Anthony Taylor. Pada sesi jumpa pers, Mourinho terang-terangan memberi komentar miring pada wasit asal Inggris itu. Hasilnya, dia dapat sanksi dari UEFA.
Sumber: MailOnline
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Olmo Beri Peringatan untuk Marc Cucurella usai Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 19 Juni 2026, 16:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 12:57
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












