Kontroversi Penalti Barcelona vs Inter: Mengapa Wasit Membatalkan Keputusan Saat Yamal Dilanggar?
Editor Bolanet | 7 Mei 2025 09:43
Bola.net - Pertandingan sengit antara Barcelona dan Inter Milan kembali menghadirkan drama tak terlupakan di Liga Champions, Rabu (7/5/2025) dini hari WIB. Kali ini, kontroversi muncul saat wasit menolak memberikan penalti untuk Barcelona meski kontak antara Henrikh Mkhitaryan dan Lamine Yamal berlanjut hingga ke kotak penalti.
Inter akhirnya menang 4-3 (7-6 agregat) lewat gol Francesco Acerbi dan Davide Frattesi di menit-menit akhir. Namun, keputusan wasit Szymon Marciniak untuk membatalkan penalti Barcelona di menit ke-70 menjadi perbincangan hangat.
Pakar regulasi dan aturan ESPN, Dale Johnson pun memberikan penjelasan mendetail terkait keputusan kontroversial tersebut. Simak analisis lengkapnya berikut ini.
Momen Kontroversial di Menit Ke-70
Lamine Yamal terlihat jelas dijegal oleh Mkhitaryan saat mencoba masuk ke kotak penalti Inter. Wasit awalnya memberikan penalti, tetapi setelah meninjau VAR, keputusan itu dibatalkan.
Kontak pertama terjadi di luar kotak penalti, meski kemudian berlanjut ke dalam area tersebut. Hal inilah yang menjadi dasar wasit mengubah keputusannya menjadi tendangan bebas.
Penjelasan Pakar Aturan ESPN

Menurut pakar aturan ESPN, dalam kasus tekel, titik kontak pertama yang menentukan lokasi pelanggaran. Meski kontak berlanjut ke dalam kotak penalti, bukan berarti itu otomatis menjadi penalti.
"Untuk tekel, kontak pertama yang menyebabkan pelanggaran. Kontak yang berlanjut ke dalam kotak penalti tidak membuatnya menjadi penalti," jelas Dale Johnson di akun Twitter-nya.
Ia menambahkan, aturan berbeda berlaku untuk kasus menarik atau menahan lawan. Jika aksi itu dimulai di luar kotak penalti dan berlanjut ke dalam, maka harus diberikan penalti.
Drama Hingga Detik Terakhir
Barcelona sempat unggul 3-2 di menit ke-88 lewat gol Raphinha, tetapi Inter menyamakan kedudukan lewat Acerbi di menit ke-93. Frattesi kemudian menjadi pahlawan dengan mencetak gol kemenangan di babak perpanjangan waktu.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga terbaik Liga Champions musim ini dengan total 13 gol tercipta di kedua leg. Inter kini akan menghadapi final Liga Champions di Munich dengan segudang kepercayaan diri.
Kontroversi penalti mungkin akan terus dibahas, tetapi yang pasti, Inter layak merayakan kemenangan bersejarah ini. Sementara Barcelona harus puas pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
