La Decima Real Madrid, Ketika Ketenangan Bertemu Keberuntungan
Richard Andreas | 26 Mei 2019 01:30
Bola.net - - Mantan pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti mengaku bahwa kenangan meraih gelar Liga Champions kesepuluh alias La Decima bakal selalu menjadi kenangan manis seumur hidupnya. Ancelotti percaya keberhasilan itu merupakan sejarah besar bagi Los Blancos.
Betapa tidak, Madrid sudah lama tidak mencapai final Liga Champions, dan pada akhirnya mereka bisa mencapainya di edisi 2013/14, kontra rival sekota, Atletico Madrid di partai final.
Selayaknya final, laga tersebut tidak mudah. Saat itu Atletico berada di puncak permainan mereka. Pasukan Diego Simeone itu menyuguhkan permainan agresif yang selalu menyulitkan lawan.
Terbukti, Madrid tertinggal 0-1 sampai Sergio Ramos mencetak gol bersejarah di menit ke-90. Gol itu, sundulan Ramos, bakal dikenang selama Madrid masih ada.
Bagaimana Madrid bisa menjadi juara? Baca pengakuan Ancelotti selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tak Pernah Grogi
Laga final selalu menegangkan, tetapi Ancelotti membongkar bahwa skuatnya sangat tenang jelang pertandingan tersebut. Setiap pemain Madrid sudah tahu apa yang perlu mereka lakukan, dan karena itulah mereka menghadapinya dengan kepala dingin.
"Satu hari sebelum final, kami tenang. Kami tahu apa yang dipertaruhkan sangatlah penting, tahu bahwa motivasi klub berada di level maksimal, bahwa itu merupakan target hebat, tetapi kami harus bisa mengubah tekanan itu menjadi motivasi untuk final," kata Ancelotti kepada Marca.
"Tidak ada rasa grogi, sungguh, kami sangat tenang, dengan kepala kami yang fokus pada pertandingan."
Beruntung
Ancelotti mengakui Madrid menderita untuk jadi juara. Mereka baru bisa menyamakan kedudukan di ujung laga dan memaksa pertandingan berlanjut sampai babak tambahan. Madrid memang beruntung, tetapi layak jadi juara.
"Segala hal berjalan sesuai keinginan kami. Memang benar kami lebih menderita daripada yang kami duga, gol penyeimbang itu tak kunjung tiba sampai menit ke-90, tetapi kami tak bisa menyalahkan permainan tim."
"Kami memainkan sepak bola kami sampai akhir, kami menciptakan peluang, kami mengontrol pertandingan tetapi gol itu tak juga tiba," sambung dia.
"Memang benar bahwa pada akhirnya kami beruntung, tetapi kami layak mendapatkannya," tutup Ancelotti.
Setelah meraih La Decima tersebut, Madrid kemudian meneruskan dominasi pada empat tahun berikutnya dengan tiga trofi Liga Champions.
Baca Juga:
Arjen Robben Akhirnya Buka Suara Soal Busuknya Manajemen Real Madrid
Kisah Dani Alves: Bersyukur Pernah Menolak 'Mimpi Buruk' Real Madrid lalu Memilih Barcelona
Real Madrid Tawar Eden Hazard Rp 1,5 Triliun, Chelsea Bilang Terlalu Murah
Kejutan, Sergio Ramos Berniat Tinggalkan Real Madrid di Musim Panas Ini
Jelang Final Liga Champions, Guyonan Pochettino Bikin Real Madrid Meradang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
-
Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 14 Juli 2026, 16:00
-
Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 14:43
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












