Lagi-lagi Dayot Upamecano jadi Korban Komentar Rasis
Asad Arifin | 15 Februari 2024 09:49
Bola.net - Dayot Upamecano mendapat banyak komentar dan serangan berbau rasisme usai Bayern Munchen kalah dari Lazio. Pemain asal Prancis itu bukan kali pertama jadi korban komentar rasis selama bermain untuk Die Roten.
Bayern Munchen tandang ke markas Lazio pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions 2023/2024, Kamis (15/2/2024) dini hari WIB. Pada duel di Stadion Olimpico itu, Bayern menelan kekalahan dengan skor 0-1.
Die Roten yang mendominasi laga dengan 61 persen penguasaan bola dan melepas 17 shots, kalah. Bayern kebobolan pada menit ke-69 lewat eksekusi penalti Ciro Immobile.
Wasit memberi hukuman penalti pada Bayern setelah Dayot Upamecano melanggar pemain Lazio. Dia dinilai melakukan tekel yang berbahaya karena mengenai tulang kering lawan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Mimpi Buruk di Olimpico dan Serangan Rasmis untuk Upamecano

Laga di Stadion Olimpico ibarat mimpi buruk bagi Dayot Upamecano. Sebab, dia jadi alasan mengapa Bayern dihukum penalti dan mendapat kartu merah. Upamecano membuat upaya Bayern meraih hasil positif jadi lebih rumit.
Setelah itu, mimpi buruk lainnya datang dari media sosial. Upamecano jadi korban perundungan. Bahkan, tidak sedikit komentar bernada rasial ditujukan pada pemain berusia 25 tahun itu. Sesuatu yang tak seharusnya terjadi.
"FC Bayern mengutuk keras komentar rasis yang ditujukan kepada Dayot Upamecano di media sosial," demikian punya pernyataan resmi Bayern Munchen.
"Siapa pun yang membuat komentar dengan kata-kata kebencian seperti ini bukanlah penggemar klub kami. Kami semua mendukung Anda, Upa!," sambung Die Roten.
Bukan yang Pertama

Bagi Dayot Upamecano, ini bukan pertama kalinya dia mendapat serangan rasial di media sosial. Sebelumnya, pada April 2023 lalu, Upamecano juga mendapat perlakuan buruk serupa. Ketika itu, Bayern baru saja kalah dari Manchester City di Liga Champions.
Bayern membuat pernyataan kecaman atas tindakan buruk pada Upamecano. Klub juga memberi dukungan penuh pada Upamecano sebagai korban. Hanya saja, kejadian itu masih terulang.
Pada 12 bulan terakhir, selain Upamecano, ada dua pemain Bayern yang mendapat serangan komentar rasisme. Dua pemain itu adalah Kingsley Coman dan Mathys Tel.
Sumber: SportsMole
Hasil dan Jadwal Leg 1 Babak 16 Besar Liga Champions 2023/2024
Rabu, 14 Februari 2024
- FC Copenhagen 1-3 Man City (Magnus Mattsson 34'; Kevin De Bruyne 10', Bernardo Silva 45', Phil Foden 90+2')
- RB Leipzig vs Real Madrid (Brahim Diaz 48')
Kamis, 15 Februari 2024
- PSG 2-0 Real Sociedad (Kylian Mbappe 58', Bradley Barcola 70')
- Lazio 1-0 Bayern Munchen (Ciro Immobile (P) 69')
Rabu, 22 Februari 2024
- 03.00 WIB - Inter Milan vs Atletico Madrid
- 03.00 WIB - PSV vs Dortmund
Kamis, 23 Februari 2024
- 03.00 WIB - Porto vs Arsenal
- 03.00 WIB - Napoli vs Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 02:52
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











