Ledakan Bus Dortmund Diduga Serangan Terencana
Gia Yuda Pradana | 12 April 2017 10:09
Bola.net - - Partai leg pertama perempat final Liga Champions 2016/17 antara tuan rumah Borussia Dortmund melawan AS Monaco ditunda. Keputusan ini diambil menyusul insiden ledakan yang terjadi di dekat bus tim Dortmund.
Berdasarkan temuan awal pihak kepolisian setempat, ini bukanlah serangan acak, melainkan serangan yang terencana. Namun, karena alasan taktis penyelidikan, pihak kepolisian menolak memberikan penjelasan yang lebih detail. Mereka juga masih mencari tahu apa yang melatarbelakangi serangan ini, apakah perbuatan teroris atau bukan.
Tiga ledakan mengguncang bus tim Dortmund saat hendak berangkat ke stadion untuk menghadapi Monaco. Pemain timnas Spanyol Marc Bartra mengalami cedera akibat pecahan kaca dan harus menjalani operasi.
Kami asumsikan kalau ini adalah serangan terencana terhadap bus tim Dortmund, terang kepala polisi Dortmund Gregor Lange seperti dilansir situs resmi Dortmund.
Pada pukul 19:15 CET, ada tiga ledakan di sekitar hotel tempat tim Dortmund menginap saat mereka hendak berangkat ke stadion.
Sementara itu, jaksa Sandra Lucke melaporkan adanya temuan sebuah surat ancaman di dekat lokasi ledakan, yang saat ini masih diperiksa autentisitasnya.
Menurut rilis AFP, alat peledaknya disembunyikan di semak-semak dan diaktifkan saat bus tim Dortmund melintas. Tiga ledakan memecahkan kaca jendela dan membuat bus terbakar di bagian kanan.
Laga Dortmund vs Monaco pun ditunda. Pihak UEFA, setelah melakukan koordinasi dengan pihak klub dan kepolisian setempat, memundurkan laga di Signal Iduna Park ini menjadi Rabu (12/4) pukul 18:45 CET atau 23:45 WIB.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47


















