Leganya Mohamed Salah Bisa Main 90 Menit dan Juara Liga Champions
Dimas Ardi Prasetya | 2 Juni 2019 08:59
Bola.net - - Bintang Liverpool Mohamed Salah mengaku senang bisa memenangi trofi Liga Champions 2019, terlebih kali ini ia bisa bermain penuh selama 90 menit.
Liverpool berhadapan dengan Tottenham di final Liga Champions 2019. Di pertandingan yang dihelat di Wanda Metropolitano itu, The Reds menang 2-0.
Salah menjadi pencetak gol pertama Liverpool. Ia menjebol gawang Hugo Lloris dari titik putih setelah Moussa Sissoko melakukan pelanggaran handball.
Kemudian gol kedua dicetak oleh Divock Origi. Striker asal Belgia itu mencetak gol dengan tendangan kaki kiri keras dari dalam kotak penalti.
Ini adalah trofi Liga Champions keenam Liverpool. Musim lalu mereka sebenarnya juga masuk ke final akan tetapi gagal juara setelah dikalahkan Real Madrid.
Usaha Terbaik
Salah mengatakan bahwa kemenangan itu bukan andil hanya satu orang saja. Namun merupakan buah dari kerja keras rekan-rekannya.
"Semua orang melakukan yang terbaik untuk memenangkan permainan. Ini bukan kinerja individu untuk siapa pun," ujarnya pada BT Sport.
"Semua tim luar biasa hari ini. Selamat untuk kita semua dan semua penggemar di seluruh dunia," sambung Salah.
Lega
Musim lalu, Salah juga tampil di final lawan Madrid. Akan tetapi ia hanya bisa main sekitar 30 menit saja karena mengalami cedera lengan.
Cedera itu ia dapatkan setelah dilanggar Sergio Ramos. Sekarang ia sangat senang bisa main penuh di laga final dan jadi juara.
"Saya berkorban banyak dalam karir saya - terutama untuk pergi [bepergian] dari desa saya ke Kairo untuk bermain sepakbola [ketika saya masih muda]. Dan menjadi orang Mesir pada level ini tidak bisa dipercaya bagi saya."
"Saya sangat senang memainkan final kedua berturut-turut dan akhirnya bermain 90 menit!"
Baca Juga:
- Juara Liga Champions, Trent Sulit Ungkapkan Perasaannya
- Mau Sampai Kapan Bersembunyi di Balik Sejarah, Manchester United?
- 4 Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Final Liga Champions Tottenham vs Liverpool
- Anomali: Statistik Negatif di Balik Keberhasilan Liverpool Jadi Juara Liga Champions
- Sekarang, Liverpool Lebih Elit Daripada Barcelona dan Bayern Munchen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









