Lehmann: Tampilan Bayern Membosankan
Editor Bolanet | 11 Maret 2014 16:13
- Jelang menantang Bayern Munich di Liga Champions, mendapat dukungan moral dari mantan kiper mereka, Jens Lehmann yang mencibir permainan sang juara Jerman.
The Gunners punya misi berat membalikkan ketinggalan 0-1 dari leg pertama, saat menyambangi Allianz Arena demi melakoni leg kedua babak 16 besar pekan ini. Namun Lehmann merasa bekas klubnya itu tak perlu terlalu mencemaskan kekuatan skuat Pep Guardiola.
Menyaksikan mereka bermain sedikit membosankan. Mereka mulai memainkan bola dari belakang demi berjaga-jaga jika ditekan dan pelan-pelan maju menyerang - tanpa kecepatan. Mereka merangsek perlahan-lahan sampai memasuki sepertiga akhir lapangan di mana mereka punya pemain berkualitas yang bisa membuat perbedaan, ujarnya pada The Guardian.
Mantan kiper timnas Jerman itu meyakini kekuatan Die Roten muncul karena tantangan di Bundesliga tidaklah seketat Premier League. Lawan mereka benar-benar tak tahu bagaimana memberikan perlawanan, mereka bahkan tak tahu bagaimana mencobanya, pungkas Lehmann.
Di luar opini Lehmann, akankah permainan 'membosankan' Bayern efektif meredam Arsenal lagi? Share berita dengan benar pada rekan dan kolega, sembari sisipkan komentar cerdas Anda. [initial]
(tri/row)
The Gunners punya misi berat membalikkan ketinggalan 0-1 dari leg pertama, saat menyambangi Allianz Arena demi melakoni leg kedua babak 16 besar pekan ini. Namun Lehmann merasa bekas klubnya itu tak perlu terlalu mencemaskan kekuatan skuat Pep Guardiola.
Menyaksikan mereka bermain sedikit membosankan. Mereka mulai memainkan bola dari belakang demi berjaga-jaga jika ditekan dan pelan-pelan maju menyerang - tanpa kecepatan. Mereka merangsek perlahan-lahan sampai memasuki sepertiga akhir lapangan di mana mereka punya pemain berkualitas yang bisa membuat perbedaan, ujarnya pada The Guardian.
Mantan kiper timnas Jerman itu meyakini kekuatan Die Roten muncul karena tantangan di Bundesliga tidaklah seketat Premier League. Lawan mereka benar-benar tak tahu bagaimana memberikan perlawanan, mereka bahkan tak tahu bagaimana mencobanya, pungkas Lehmann.
Di luar opini Lehmann, akankah permainan 'membosankan' Bayern efektif meredam Arsenal lagi? Share berita dengan benar pada rekan dan kolega, sembari sisipkan komentar cerdas Anda. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 13:02
-
Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
Liga Champions 27 Oktober 2026, 12:59
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 12:28
-
Kisah Harry Kane: Dari Beberapa Kali Jadi Pemain Pinjaman hingga Meraih Ballon d'Or
Bundesliga 27 Oktober 2026, 07:35
-
Bukayo Saka Raih Socrates Award di Ballon d'Or 2026
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 07:19
LATEST UPDATE
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





