Lichtsteiner: Juve Belum Selevel Madrid, Barcelona, Bayern
Editor Bolanet | 8 September 2015 09:17
- Bek sayap Stephan Lichtsteiner mengenang kembali kekalahan atas di final Liga Champions 2014/15. Lichtsteiner menyesal Bianconeri gagal memaksimalkan kesempatan langka itu untuk menjadi juara.
Juventus ditekuk Barcelona 1-3 di Berlin. Lichtsteiner pun mengatakan kalau Juventus belum selevel dengan Real Madrid, Barcelona maupun Bayern Munchen.
Juve adalah salah satu tim terbesar di Eropa. Namun, Juve belum selevel dengan Real Madrid, Barcelona atau Bayern Munchen. Klub-klub seperti mereka sanggup tampil di final secara reguler, kata Lichtsteiner kepada FIFA.com.
Menurut saya, itu (final musim lalu) adalah kesempatan sekali seumur hidup, sekarang atau takkan pernah lagi. Karena itulah saya sangat kecewa setelah laga, imbuhnya.
Waktu itu, Juventus dan Barcelona turun di Berlin dengan mempertaruhkan treble. Kedua tim sama-sama sudah mengamankan gelar liga dan piala domestik.
Kami tampil hebat musim itu. Setelah dua trofi, kami bersiap menyabet trofi yang paling bergengsi. Para suporter maupun pemain sangat berharap mimpi itu bisa jadi kenyataan, ujar bek Swiss tersebut.
Namun sayang bagi Juventus. Dalam satu laga, impian treble mereka musnah. Kalah kualitas, Juventus terpaksa 'menyerahkan' trofi bergengsi itu kepada sang raksasa Catalan. [initial]
(fifa/gia)
Juventus ditekuk Barcelona 1-3 di Berlin. Lichtsteiner pun mengatakan kalau Juventus belum selevel dengan Real Madrid, Barcelona maupun Bayern Munchen.
Juve adalah salah satu tim terbesar di Eropa. Namun, Juve belum selevel dengan Real Madrid, Barcelona atau Bayern Munchen. Klub-klub seperti mereka sanggup tampil di final secara reguler, kata Lichtsteiner kepada FIFA.com.
Menurut saya, itu (final musim lalu) adalah kesempatan sekali seumur hidup, sekarang atau takkan pernah lagi. Karena itulah saya sangat kecewa setelah laga, imbuhnya.
Waktu itu, Juventus dan Barcelona turun di Berlin dengan mempertaruhkan treble. Kedua tim sama-sama sudah mengamankan gelar liga dan piala domestik.
Kami tampil hebat musim itu. Setelah dua trofi, kami bersiap menyabet trofi yang paling bergengsi. Para suporter maupun pemain sangat berharap mimpi itu bisa jadi kenyataan, ujar bek Swiss tersebut.
Namun sayang bagi Juventus. Dalam satu laga, impian treble mereka musnah. Kalah kualitas, Juventus terpaksa 'menyerahkan' trofi bergengsi itu kepada sang raksasa Catalan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













