Liga Champions Ibarat Perempuan, Harus Dirayu Perlahan Untuk Mendapatkannya
Richard Andreas | 30 April 2018 11:39
Bola.net - - Pelatih PSG, Unai Emery menggambarkan Liga Champions menurut pandangannya. Sebagaimana diketahui, Liga Champions adalah kompetisi paling sulit di pentas Eropa. Tidak banyak tim yang berhasil memenangkannya meskipun tampil superior di liga domestik.
Hal yang sama terjadi pada PSG, harapan PSG untuk meraih trofi Liga Champions tak juga terwujud meski terus melakukan inovasi setiap musimnya. Mulai dari pembelian pemain-pemain berkelas dunia sampai merekrut pelatih berpengalaman, PSG masih belum mampu tampil maksimal di Liga Champions.
Terakhir, Unai Emery menjadi korban berikutnya dari target PSG tersebut. Setelah hanya mampu membawa PSG sampai ke babak 16 besar, dia mengumumkan pengunduran dirinya yang mungkin juga disebabkan oleh tekanan dari pihak klub.
Emery pun akhirnya angkat bicara soal situasi PSG di Liga Champions, dan menurutnya kesuksesan di Liga Champions memang bukan hal yang bisa diraih dalam semalam. Dibutuhkan dedikasi selama bertahun-tahun untuk akhirnya mencapai kesuksesan di kompetisi tersebut.
Liga Champions harus dirayu, sedikit demi sedikit. Kesabaran dan konsistensi adalah kuncinya - itu bahkan mungkin terwujud saat anda tidak memperkirakannya, ujar Emery di fourfourtwo.
Seperti perempuan, Liga Champions harus dirayu, terus-menerus. Saat ini, dia adalah kekasihnya Real Madrid - mereka menjuarai tiga dalam empat edisi terakhir.
Itulah kenyataannya dan mungkin mereka akan menjuarainya lagi musim ini. Kelembutan memenangkan Liga Champions - ini bukan candaan tetapi sebuah metafora, tutupnya.
Sementara itu, setidaknya ada tiga nama yang terus dirumorkan sebagai suksesor Emery. Di antaranya adalah Antonio Conte, Thomas Tuchel dan Leonardo Jardim.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 08:15
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
-
Man of the Match PSG vs Lyon: Mika Godts
Liga Eropa Lain 27 Oktober 2026, 05:05
-
Hasil PSG vs Lyon: 2 Gol Babak Kedua Bawa Les Parisiens ke Puncak Klasemen
Liga Eropa Lain 27 Oktober 2026, 05:00
-
Prediksi PSG vs Lyon 27 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 24 Oktober 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




