Liverpool yang Frustrasi, Terluka, dan Misi Balas Dendam di Anfield
Richard Andreas | 19 Februari 2020 12:00
Bola.net - "Ini adalah salah satu pertandingan tersulit dalam hidup pesepak bola," kata Jurgen Klopp sebelum duel Liverpool kontra Atletico Madrid di leg pertama 16 besar Liga Champions. Terbukti, sang juara bertahan takluk 0-1 dan terpaksa pulang dengan tangan hampa.
Kekalahan itu pahit. Liverpool menekan dan menyerang, mendominasi penguasaan bola. Serangan demi serangan diluncurkan, tapi Mohamed Salah dkk. bahkan gagal membuat satu pun tembakan tepat sasaran.
The Reds memang masih punya kesempatan pada leg kedua, 12 Maret 2020 mendatang di Anfield. Namun, pertandingan itu jelas tidak akan mudah jika menyorot fakta betapa tangguhnya pertahanan Atletico.
Kekalahan ini hanyalah kekalahan ketiga bagi Liverpool sepanjang musim ini, yang menunjukkan betapa kuatnya pasukan Klopp. Apa yang terjadi? Mampukah Liverpool mempertahankan trofi mereka?
Momok Metropolitano
Gagal membuat tembakan tepat sasaran membuktikan betapa frustrasinya pemain-pemain Liverpool pada pertandingan tersebut. Namun, bukan berarti penyerang-penyerang Liverpool tidak mencoba, bukan berarti mereka tidak bisa mencetak gol.
Menurut Sky Sports, tandang ke Atletico merupakan salah satu pertandingan paling sulit di Eropa. Diego Simeone merupakan pelatih keras kepala, yang mampu membentuk tim keras kepala pula.
Bencana Liverpool dimulai ketika Saul Niguez mencuri gol cepat di menit ke-4. Sejak saat itu, skuad Liverpool jatuh dalam jebakan Atletico, mereka dibiarkan menguasai bola tanpa benar-benar menyerang.
Kelemahan Liverpool
Liverpool sudah sangat kuat musim ini, tapi masih ada satu kelemahan fatal. Ketika tertinggal terlebih dahulu, The Reds terkadang kesulitan membalikkan keadaan, untungnya mereka jarang mengalami kondisi tersebut.
Atletico bahkan bisa membuat bek tangguh seperti Virgil van Dijk membuat kesalahan, yang berujung pada kebobolan mereka. Pada laga ini, Sky Sports menilai pertahanan Liverpool gagal mencapai level tinggi seperti biasanya.
Klopp mencoba mengubah situasi. Dia menarik keluar beberapa pemain dan memainkan yang lain. Namun, begitu mencapai menit ke-60, ritme permainan Liverpool terus-menerus dirusak Atletico.
Tidak Cukup
Atletico tidak benar-benar menyerang, tidak peduli dengan julukan parkir bus. Mereka membiarkan Liverpool mendominasi 72,5 persen penguasaan bolka, tapi itu bahkan tidak cukup untuk menguji Jan Oblak.
Sebenarnya sudah ada beberapa tim yang mencoba menggunakan cara ini untuk menghadapi Liverpool, tapi sepertinya hanya Atletico yang mampu konsisten menjaganya sampai 90 menit. Yang dicemaskan Klopp, Atletico bakal mengulangi gaya bermain ini pada leg kedua nanti.
Pertandingan itu jelas akan sulit, Liverpool harus menyerang di Anfield, tapi tidak boleh kebobolan terlebih dahulu. Akhirnya, harapan Liverpool mempertahankan trofi bergengsi ini menghadapi ujian terbesarnya.
Magis Anfield
Untungnya, Anfield selalu jadi salah satu stadion paling sulit bagi tim tampu mana pun. Barcelona jadi bukti yang paling dikenang sampai sekarang, ketika Lionel Messi dkk. takluk 4-0.
Nanti, giliran Atletico yang harus menghadapi tekanan Anfield. Pemain ke-12 Liverpool jelas tidak akan diam saja melihat perjuangan 11 pemain di lapangan.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
Sudah 10 Gol di Liga Champions, Erling Haaland: Saya Masih Bisa Lebih Baik!
Meme-Meme Kocak soal Diego Simeone Setelah Atletico Madrid Berhasil Bungkam Liverpool
Penjelasan Diego Simeone Soal Parkir Bus Lawan Liverpool: Semua Pemain Harus Bertahan
Diego Simeone Ungkap Kunci Sukses Atletico Madrid Kalahkan Liverpool: Suporter!
Video: Skill Indah Jadon Sancho, Bikin Neymar Jatuh dan Kolongi Marco Verrati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





