Lukisan Mahakarya Kaka dengan Old Trafford Sebagai Kanvasnya
Gia Yuda Pradana | 8 April 2020 16:14
Bola.net - Kaka adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah. Mantan bintang Brasil itu mencetak sederet gol indah sepanjang kariernya. Satu mahakaryanya dia ciptakan dengan seragam AC Milan. Masterpiece itu dia buat dengan Old Trafford sebagai 'kanvasnya'.
Semifinal Liga Champions 2006/07, Manchester United kontra AC Milan. Old Trafford, 24 April 2007, Manchester United bertindak sebagai tuan rumah leg pertama.
Manchester United menang 3-2, di mana Cristiano Ronaldo menyumbang satu gol, dan Wayne Rooney memborong dua. Namun, Milan membawa pulang dua gol tandang yang berharga.
Dua gol Milan itu semuanya diciptakan oleh Kaka. Dari dua gol itu, gol yang kedua diakui sebagai salah satu gol Liga Champions terbaik sepanjang masa.
Empat Sentuhan, Empat Pemain Dia Taklukkan
Kaka mencetak gol spektakuler itu cuma dengan empat sentuhan. Hanya dengan empat sentuhan, dia menaklukkan empat pemain lawan.
Empat pemain tersebut adalah gelandang Darren Fletcher, duo bek Gabriel Heinze dan Patrice Evra, serta penjaga gawang Edwin van der Sar.
Sentuhan pertama adalah sundulan meneruskan operan panjang dari kiper Dida untuk mengatasi Fletcher di sektor kiri.
Sentuhan kedua adalah untuk mengecoh Heinze sekaligus membawa bola ke tengah.
Sentuhan ketiga, lagi-lagi dengan kepala, adalah untuk menghindari Heinze dan terjangan Evra. Hasilnya, Heinze dan Evra bertabrakan, dan Kaka langsung berada dalam posisi bebas satu lawan satu dengan penjaga gawang.
Sentuhan keempat adalah penyelesaian akhir dengan sebuah placing dingin mendatar di samping kaki van der Sar yang berpostur tinggi.
1 Dari 5 Gol Favorit Kaka

Dalam satu wawancara dengan sebuah media Inggris pada tahun 2015 lalu, Kaka ditanya tentang lima gol terfavorit yang pernah diciptakannya.
Gol kontra Manchester United di Old Trafford itu termasuk salah satu di antaranya.
"Gol kedua di semifinal Liga Champions leg pertama melawan Manchester United adalah yang terbaik dalam karier saya," kata Kaka waktu itu.
"Ketika melihat operan panjang Dida, yang saya pikirkan hanyalah untuk mencoba melakukan sesuatu yang spesial. Bisa mencetak gol seperti itu di stadion Old Trafford dengan semua sejarahnya sungguh luar biasa."
Apa yang Terjadi Sesudahnya?
Milan kalah 2-3 di leg pertama. Namun, Milan mampu membalasnya di San Siro pada leg kedua.
Pasukan Carlo Ancelotti menang 3-0 melalui gol-gol Kaka, Clarence Seedord, serta Alberto Gilardino, dan memastikan kelolosan ke final. Mereka menyingkirkan tim besutan Sir Alex Ferguson itu dengan agregat 5-3.
Dalam partai final di Athena, Milan bertemu klub Inggris lainnya. Lawan Milan adalah Liverpool, yang dalam laga puncak di Istanbul dua tahun sebelumnya memberi mereka kenangan buruk dan tak terlupakan.
Milan menang 2-1 dan meraih titelnya yang ke-7. Kaka, yang merancang satu dari dua gol Filippo Inzaghi di final tersebut, menyabet gelar top scorer dengan torehan 10 golnya, sekaligus dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim itu.
Itu adalah musim indah bagi Kaka, yang meraih medali juara Liga Champions pertamanya (sekaligus yang terakhir). Dalam perjalanannya bersama Milan menuju tangga juara musim itu, dia bahkan menghasilkan sebuah 'lukisan' mahakarya dengan Old Trafford sebagai 'kanvasnya'.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Maldini, Ronaldinho, dan Bintang-bintang AC Milan di Cover Game Sepak Bola
Ronaldo, Striker Fenomenal yang Tak Peduli Siapa Penjaganya
Saat Valencia dan Pablo Aimar Permainkan Liverpool di Mestalla
Ketika Speed Dribbling Kaka Membuat Messi Sengsara
Si Seksi Federica Nargi yang Selalu Mesra dengan Alessandro Matri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
-
Kobbie Mainoo Tak Masuk Skuad Premier League Man Utd, tapi Tetap Bisa Main
Liga Inggris 4 September 2026, 10:54
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 4 September 2026, 05:31
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 4 September 2026, 05:16
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



