Man City vs Bodo/Glimt: Misi 'Anti-Ribet' Manchester City Kejar Tiket 8 Besar Liga Champions
Afdholud Dzikry | 20 Januari 2026 10:00
Bola.net - Nico O'Reilly menegaskan ambisi besar Manchester City jelang laga kontra Bodo/Glimt di lanjutan UCL Misi utamanya jelas: mengunci tiket delapan besar Liga Champions secepat mungkin.
The Citizens tak mau membuang energi dengan melakoni babak play-off. Kemenangan di Norwegia pada Rabu (21/1/2026) dini hari nanti jadi harga mati.
Saat ini, Man City duduk nyaman di posisi empat klasemen sementara Liga Champions. Pasukan Josep Guardiola mengoleksi 13 poin hasil dari empat kemenangan, satu seri, dan satu kalah.
Namun, tantangan berat menanti di depan mata. Cuaca beku dan lapangan sintetis siap menjegal ambisi mereka untuk membawa pulang tiga poin.
Kejar Tiket VIP ke 16 Besar

O'Reilly sadar betul pentingnya finis di zona elit delapan besar. Menghindari dua laga tambahan di bulan Februari adalah keuntungan fisik yang sangat krusial bagi skuad City.
Hasil positif di kandang Bodo/Glimt akan memuluskan jalan mereka.
"Sangat penting untuk finis di delapan besar," buka pemain muda Timnas Inggris tersebut.
"Itu artinya kami akan melewatkan babak play-off dan mendapatkan istirahat lebih banyak," sambungnya.
O'Reilly memastikan rekan-rekannya punya satu visi yang sama.
"Jelas tujuan kami adalah menang besok dan itu akan menempatkan kami di posisi yang bagus untuk itu (lolos otomatis)," tegasnya.
Waspadai Neraka Tuan Rumah
Meski di atas kertas lebih diunggulkan, City tak mau jemawa. O'Reilly mengakui Bodo/Glimt bukan lawan sembarangan, apalagi saat main di kandang sendiri.
Tim pelatih City sudah membedah kekuatan lawan lewat rekaman video. Bodo dikenal kerap menyulitkan tim-tim raksasa Eropa di kandangnya.
"Kami sudah melihat klip Bodo, kami tahu mereka bisa bermain, mereka tim yang bagus," puji O'Reilly.
"Kami telah melihat hasil melawan tim-tim besar yang datang ke sini dan menghadapi mereka," tambahnya waspada.
Meski respek, mentalitas juara City tetap menyala.
"Kami tahu ini akan jadi laga sulit, tapi kami datang ke sini untuk menang. Kami akan siap untuk itu," ujarnya optimis.
Tantangan Beku di Lingkar Arktik
Laga ini digelar di lokasi yang ekstrem, yakni di dalam Lingkar Arktik. Suhu diprediksi mencapai minus 2 derajat celcius saat kick-off.
Selain suhu beku, lapangan rumput sintetis jadi tantangan teknis tersendiri. Namun, O'Reilly menolak menjadikan kondisi alam sebagai alasan untuk tampil buruk.
"Itu (lapangan) akan berbeda. Kami berlatih di atasnya malam ini jadi kami sedikit terbiasa," jelas O'Reilly.
"Di luar sana dingin. Lingkungannya akan berbeda. Kami tidak terbiasa dengan suhu sedingin ini," akunya jujur.
Namun, ia menyamakan situasi ini dengan laga tandang domestik di Inggris utara.
"Kami pergi ke tempat seperti Newcastle dan itu mirip. Kami sudah terbiasa dengan cara tertentu, tidak masalah, itu bukan alasan, kami hanya harus berpakaian hangat!" kelakarnya.
Gelandang muda ini justru merasa tertantang dengan situasi unik tersebut.
"Kami bersemangat untuk bermain di atasnya dan ini adalah tantangan yang berbeda bagi kami," tutup O'Reilly.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
-
Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
Liga Inggris 24 Juli 2026, 05:00
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














